Mayat Tanpa Busana Gemparkan Warga

Tulungagung, koranmemo.com-Warga Desa Bendosari Kecamatan Ngantru digemparkan dengan ditemukannya sosok mayat pria tanpa busana pada Sabtu (23/12)  sekitar pukul 09.00 WIB di tepi Sungai Brantas sebelah timur jembatan. Saat ditemukan, korban dalam posisi miring di atas kerikil sedikit tertutupi sampah potongan bambu, dengan kondisi kulit punggung terlihat mengelupas.

Kapolres AKBP Yong Ferrudjon melalui Kapolsek Ngantru AKP Maga Fidri Isdiawan mengatakan, mayat tanpa busana tersebut pertama kali ditemukan oleh Sayuti (40) warga Desa Nglutung Kecamatan Sendang yang berada di lokasi bekerjanya. Tak jauh dari tempatnya, Sayuti melihat seperti ada seseorang dengan posisi tidur miring.”Awalnya saksi mengira orang tersebut mengalami gangguan kejiwaan, dan saksi tidak begitu menghiraukan,” katanya.

Namun kecurigaan muncul ketika saksi mencium bau bangkai yang menyengat. Kemudian Sayuti mencoba sumber bau bangkai tersebut, ketika jarak Sayuti dengan korban sedikit lebih dekat, bau tersebut semakin menyengat. Dan Sayutu memutuskan untuk mencari rekam lainnya guna memeriksa orang yang tertidur itu.

“Untuk memastikannya akhirnya Sayuti mengajak Sundari (35) untuk mengeceknya,” kata Maga.

Lebih lanjut dikatakan, ketika Sayuti dan Sundari mencoba mendekat, mereka berdua melihat kulit punggung korban dalam keadaan mengelupas. Kondisi tubuh korban juga sudah berubah atau berwarna agak kehitaman serta dikerumuni lalat. Ketika dilihat secara dekat, ternyata korban telah meminggal dunia. “Mengetahui itu akhirnya Sayuti melaporkannya ke Polsek Ngantru,” terangnya.

Setibanya petugas dari Polsek dan tim medis, jasad korban langsung dilakukan visum luar. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (tkp) petugas juga belum menemukan adanya dugaan tindakan kriminal. Selanjutnya, jasat korban dibawa ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak. “Dilokasi, petugas juga belum menemukan identitas korban,” terangnya.

Ditambahkan, kini pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa di wilayah hukum Polsek Ngantru. Menurutnya jika ada tetangga, keluarga atau siapapun yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya bisa langsung menghubungi Polsek Ngantru atau RSUS dr Iskak.

Untuk korban mempunyai ciri – ciri tinggi sekitar 165 centimeter, badan sedang, rambut lurus pendek beruban, dan tanpa busana. “Korban berjenis kelamin laki – laki, kalau melihat kondisi tubuh korban, perkiraan usia sekitar 65 tahun,” pungkasnya.

Reporter : Yoppy Sandra W

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.