Mayat Dengan Pisau Menancap di Leher, Ditemukan di Pemakaman China

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Warga Kelurahan Pojok terkejut dengan penemuan mayat laki-laki di area makam China, sekitar jalan menuju TPA 2 Pojok Kota Kediri, Sabtu (13/7) sekitar pukul 05.30 WIB. Mayat pertama kali ditemukan Sani (60) warga Kelurahan Pojok yang hendak berangkat kerja.

Kapolsek Mojoroto, Kompol Sartana mengatakan, mayat laki-laki tersebut segera dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Kediri, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. “Ya, pagi ditemukan mayat laki-laki di sekitar Bong Cina (area pemakaman China), menuju arah TPA,” ujar Sartana.

Sementara itu, Bripka Roni Suhartoyo salah satu petugas Polsek Mojoroto menjelaskan, awalnya saksi Sani yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, hendak berangkat ke tempat kerja yang tidak jauh dari area makam.

Saat melintas di antara makam, saksi terkejut melihat laki-laki yang tertelungkup di sekitar makam. “Pertama saksi mengira, laki-laki tersebut tidur. Namun saat diperiksa, ternyata laki-laki tersebut sudah meninggal dunia dengan pisau yang menancap di leher sebelah kiri,” tutur Roni.

Sontak melihat posisi korban dengan pisau menancap di leher, membuat saksi segera memberitahu warga sekitar. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas Polsek Mojoroto. Pisau yang menancap di leher korban diduga jenis pisau dapur dengan panjang diperkirakan sekitar 20 sentimeter.

Dari informasi yang diperoleh Koranmemo.com, korban terlihat di area makam sejak dua hari terakhir. Beberapa kali warga melihat korban mondar-mandir dan terlihat bingung. Bahkan, korban sempat ingin menitipkan sepeda motor matic di warung yang berada di gerbang masuk area makam.

Pemilik warung menolak, karena takut jika sepeda motor tersebut hilang. Mengingat, warung tersebut tidak beroperasi hingga malam. “Korban sempat bilang, kalau ingin tidur di makam. Sepeda motor honda beat hitam, namun belum ditemukan tanda pengenal ataupun STNK,” imbuh Roni.

Korban, lanjutnya, terakhir terlihat pada Jumat (12/7) malam, ternyata korban masuk ke area makam saat petugas sedang tidak berada di tempat. Untuk pisau yang menancap di leher, petugas masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Apakah pisau memang dipersiapkan oleh korban, ataupun dugaan lainnya.

Jasad korban yang dibawa ke RS Bhayangkara, untuk melanjutkan proses pemeriksaan sehingga petugas dapat mengetahui identitas serta pisau yang menancap di leher korban. Sementara, petugas INAFIS dari Polres Kediri Kota masih melakukan visum luar.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu