Mayat Dalam Koper Diyakini Warga Tamanan Kota Kediri

Kediri, koranmemo.com –– Mayat laki-laki dalam koper hitam yang sempat membuat geger warga Desa Karanggondang Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar, Rabu (3/4) pukul 07.00 WIB diduga adalah Budi Hartanto (28) warga Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Pihak keluarga pun berangkat ke Polres Blitar untuk memeriksa jenazah yang kini masih berada di Rumah Sakit (RS) Mardi Waluyo, Kabupaten Blitar.

Paman korban, Nasuka (56) mengatakan, sekitar pukul 12.00 WIB pihak kepolisian datang ke rumah yang berada di RT 07/RW 02 Kelurahan Tamanan. “Petugas dari Polsek Mojoroto atau Polres Kediri Kota, tadi saya kurang begitu memperhatikan. Selanjutnya, memberikan informasi dan orang tua serta ketua RT berangkat ke Blitar,” ujarnya, saat ditemui koranmemo.com.

Jenazah, lanjutnya, masih berada di RS Mardi Waluyo untuk dilakukan proses autopsi. Namun, pihak keluarga yang sudah sampai di RS, jika dilihat dari sidik jari dan ciri-ciri pada tubuh korban, sesuai dengan ciri-ciri Budi Hartanto. Pihak keluarga pun masih menunggu hasil autopsis sehingga jenazah yang ditemukan di dalam koper yang berada di bawah jembatan Udanawu.

Menurut Nasuka, terakhir bertemu dengan saudaranya itu pada hari Selasa (2/4) sekitar pukul 18.30 WIB, karena jarak rumah mereka cukup dekat sehingga hampir setiap hari bertemu dan saling sapa. “Sebelumnya tidak tahu kalau saudara saya akan pergi, pihak keluarga juga tidak tahu. Tapi biasanya, ia pergi untuk bekerja sambilan di sekitar GOR Jayabaya,” tuturnya.

Karena, sambungnya, Budi Hartanto selain bekerja sebagai guru honorer di salah satu lembaga pendidikan di Kota Kediri, juga bekerja sambilan di salah satu kafe di ruko GOR Jayabaya. Selain itu, sebagai pengajar tari di sanggar CK Dance yang berada tidak jauh dari kafe. “Setelah bertemu terakhir itu, Budi tidak pulang sampai ada berita penemuan jenazah di bawah jembatan,” tegasnya.

Ditanbahkan, dalam kesehariannya, Budi Hartanto dikenal sebagai pribadi yang ramah, santun, dan perhatian kepada keluarga, terlebih lagi kepada adiknya. Karena, sebagian penghasilannya, diberikan kepada adiknya untuk keperluan sekolah maupun keperluan sehari-hari.

Dari pantauan koranmemo.com, petugas kepolisian dari Polres Kediri Kota, memeriksa barang – barang pribadi milik Budi Hartanto. Bahkan, pakaian serta beberapa barang yang berada di kamar tak luput dari pemeriksaan petugas.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date