Mayat Bocah Tenggelam di Sungai Buntung Waru Ditemukan

Sidoarjokoranmemo.com – Jenazah Hanafi, bocah 3 tahun yang tenggelam di Kali Buntung Desa Kepuhkiriman, Waru, Sidoarjo akhirnya ditemukan beberapa kilometer dari lokasi kejadian, Minggu (3/2/2019) siang. Tepatnya, di sungai dekat laut di Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo pada sekitar pukul 13.00 WIB.

“Ditemukan oleh warga. Kemudian dievakuasi ke pinggir menggunakan perahu,” ujar Pramono, warga di sekitar lokasi penemuan jenazah korban.Proses evakuasi jenazah tersebut mengundang perhatian warga. Dengan cepat warga sekitar langsung berkerumun di lokasi. Mereka ingin melihat secara langsung proses evakuasi yang dilakukan tim Basarnas dengan dibantu perahu nelayan warga sekitar.

Proses evakuasi korban dilakukan seorang pria mengenakan kaos warna merah muda. Ia terlihat mengangkat jenazah balita malang tersebut.
Jenazah korban terlihat ditutup dengan sebuah kain sarung berwarna coklat. Dari sungai korban diangkat ke atas perahu. Kemudian dibawa ke pinggir dan jenazah dievakuasi menggunakan ambulan.

Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta mengungkapkan, saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. “Jenazah langsung dievakuasi menuju rumah sakit. Kemudian diserahkan ke keluarganya,” ungkap mantan Waka Satlantas Polresta Sidoarjo itu.

Dikatakan Gusti, karena  tempat kejadian perkara tenggelamnya berada di wilayah Polsek Waru, pihaknya langsung berkordinasi dengan polsek setempat.

Terpisah, Kapolsek Waru Kompol Saibani saat dikonfirmasi koranmemo.com menjelasnkan, pihaknya memang sudah mendapat kabar ditemukan seorang balita di sungai kawasan Desa Gisikcemandi, Sedati Sidoarjo tersebut.

“Dari ciri-ciri dan sebagainya, memang diduga kuat bocah yang ditemukan di Sedati itu adalah yang tenggelam di Kali Buntung Waru,” bebernya.

Namun, pihaknya belum bisa bertemu dan melakukan penyidikan lebih mendalam. “Kami datangi ke tempat kos orangtuanya di Kepuhkiriman sudah kosong. Kabar yang kami terima, keluarga korban langsung ke Sedati dan membawa jenazah korban pulang ke Madura,” papar mantan Kapolsek Krian tersebut.

Sebelumnya, bocah bernama Hanafi tenggelam di Kali Buntung pada Sabtu (2/1/2019) pagi. Saat itu korban dikabarkan sedang bermain di dekat sungai yang berada di sisi utara tidak jauh dari rumah mereka dengan kakaknya yang bernama, Nia (5).

Kedua anak dari Muhammad Nador dikabarkan terpeleset hingga membuat keduanya tercebur ke sungai Buntung. Tepatnya di Desa Kepuhkiriman, Waru.

Dalam insiden tersebut, Nia berhasil selamat. Dan berlari meminta tolong. Namun adiknya (korban) tenggelam terbawa arus sungai. Sejak insiden itu upaya pencarian terhadap Hanafi terus dilakukan dari sejumlah pihak.

Namun baru pada Minggu siang jenazah korban baru ditemukan. Itupun sudah di dekat laut, berjarak beberapa kilometer dari lokasi tenggelamnya korban

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date