Muncul Kalangan Masyarakat yang Menolak Aksi Anarkisme di Tulungagung

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Usai sempat memanas akhir-akhir ini akibat demo Aliansi Mahasiswa dalam menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Kini muncul Aliansi Masyarakat Tulungagung yang terdiri dari ormas di Tulungagung dengan menyatakan sikap untuk menolak aksi anarkisme yang digelar di depan Pemkab Tulungagung pada, Jumat (16/10) siang dengan menandatangani banner berisi ajakan tolak aksi anarkisme.

Koordinator Aksi, Ahmad Mashuri mengaku, deklarasi tolak anarkisme yang dilakukan pihaknya kali ini mengatasnamakan seluruh masyarakat Indonesia utamanya warga Tulungagung.

Dirinya menjelaskan, apa yang dilakukan oleh pihaknya ini merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat agar menjaga kerukunan serta keutuhan NKRI, serta untuk terus menjaga agar Tulungagung tetap ayem tentrem mulyo lan tinoto.

“Hari ini mendeklarasikan dan menyatakan sikap untuk menolak keras radikalisme, intoleransi yang muncul pada anarkisme,” jelas Mashuri, Jumat (16/10).

Baca Juga: Aliansi Relawan Malang Menyayangkan Aksi Anarkisme Unras UU Cipta Kerja

Mashuri meyakini, sudah bukan rahasia umum bahwa setiap gerakan massa selalu diiringi dengan tindakan anarkisme. Dengan itu dirinya pun menolak serta mengecam atas tindakan-tindakan seperti itu. Padahal menurutnya semua hal bisa dilakukan dengan damai dan santun tanpa perlu adanya tindakan anarkis.

“Ini kita tujukan untuk seluruh elemen masyarakat. Ini bukan sindiran, ini untuk kebutuhan nyata masyarakat kita yang ingin hidup dengan damai,” imbuhnya.

Baca Juga: Merasa Dikhianati Ketua DPRD Tulungagung, Aliansi Mahasiswa Lurug Kantor Dewan

Dia mengatakan, aksi ini merupakan tindakan antisipasi agar tidak ada anarkisme. Menurutnya kemaslahatan umat merupakan hal yang wajib dilakukan. Hal itu berarti, segala kegiatan yang mengarah pada anarkisme harus benar-benar ditinggalkan.

“Menyatakan sikap yang baik adalah bertindak dengan yang baik pula. Kalau ada aksi massa lagi, akan kami arahkan untuk bertindak seperti yang kami lakukan tanpa adanya aksi anarkis,” tegasnya.

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Della Cahaya