Massa FKPPI Demo di DPRD Nganjuk Tuntut Cabut RUU HIP

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Ratusan orang dari berbagai ormas dan FKPPI (Forum Komunikasi Putra dan Putri Purnawirawan dan TNI Polri) menggelar unjuk rasa di halaman DPRD Kabupaten Nganjuk, Kamis (16/7). Massa mendesak legislatif agar melakukan pembatalan terhadap RUU HIP.

Dengan mengendarai mobil dan juga motor, massa terlihat mulai berkumpul di halaman Kantor DPRD setempat. Sempat terjadi ketegangan antara polisi dan korlap aksi. Massa juga terlihat membakar keranda mayat yang ada logo bendera PKI.

Ketegangan terjadi ketika petugas melarang massa membawa sound system masuk ke halaman kantor dewan. Akhirnya massa diperbolehkan masuk untuk menyuarakan aspirasinya dalam unjuk rasa kali ini.

Massa membentangkan poster berisi tuntutan agar PKI dibumihanguskan dari Indonesia. Joko Sabdono, Ketua Pengurus Cabang 1310 FKPPI Nganjuk, dalam tuntutan menyampaikan penolakan atas UU HIP dan menuntut supaya legislasi serta pengesahan dihentikan.

“Kita juga menuntut presiden RI tidak mengesahkan RUU HIP, serta mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut inisiator RUU HIP,” tandasnya.

Usai menyampaikan aspirasinya di halaman kantor DPRD Nganjuk, massa ditemui oleh anggota legislatif untuk melakukan audiensi.

Wakil Ketua 1 DPRD Nganjuk, Ulum Bastomi, menampung semua aspirasi dari massa dan akan melaporkannya ke DPRD pusat. Setelah itu, massa membubarkan diri dengan tertib.

Reporter Andik Sukaca
Editor Achmad Saichu