Mas Ipin Pacu Investasi Tumbuh di Trenggalek

Trenggalek, koranmemo.com – Gebrakan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menarik para investor untuk berinvestasi ke Trenggalek membuahkan hasil positif. Kemudahan yang diberikan pemda hingga daerah yang potensial membuat para investor kepincut. Banyak investor mulai menjajaki Trenggalek, beberapa diantaranya bahkan sudah mulai berinvestasi.

Seperti Hotel Glamping Resort di Pantai Mutiara, Glamping Resort di Mangrove Cengkrong dan pengelolaan Hotel Prigi sebagai Edukasi Hotel (Edutel) yang saat ini tengah berproses merupakan hasil gebrakan Mas Ipin dalam menarik para investor. Pengembangan kawasan wisata itu merupakan hasil lelang investasi yang dilakukan Mas Ipin di Jakarta Marketing Week (JKW) April lalu.

Mas Ipin menyebut, kemudahan investasi ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul Internasional Convention Center Bogor, Rabu (13/11). “Pak Presiden menekankan semua Forkopimda harus sinergis, utamanya terkait dengan visi-misi Indonesia maju,” jelasnya.

Pemda memacu menarik para investor berinvestasi ke Trenggalek dengan menawarkan kemudahan diantaranya adalah akses perizinan. Mas Ipin mengawal secara langsung perizinannya dan menjamin tidak akan ada lobi tertentu, pungutan fee perizinan ataupun deal-dealan komitmen di jajarannya. “Semua dilakukan secara terbuka,” kata Mas Ipin.

Kemudahan lainnya adalah pemda menyediakan lahan kepada para investor tanpa harus membelinya. Seperti diantaranya penyediaan lahan investasi clean and clear serta pembebasan pajak untuk tiga tahun pertama. Perizinan yang berbelit dinilai menghambat investasi. “Harus mempermudah, jangan mempersulit,” kata Mas Ipin.

Selain para pemodal besar, masyarakat Trenggalek juga dapat berinvestasi dengan skema crowdfunding atau urunan secara keroyokan. Mas Ipin meyakini roda ekonomi bakal tumbuh  pesat seiring banyaknya investor yang melirik. Terlebih, kata Mas Ipin, Trenggalek memiliki banyak potensi yang bisa di gali. “Mulai wisata adrenalin, alam, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Untuk mendukung pembangunan daerah, Mas Ipin menyebut tak hanya bergantung dengan APBD. Saat ini pemda telah bekerja sama dengan beberapa investor di bidang pariwisata. Inovasi sektor pariwisata ini diyakini bakal menambah besaran penghasilan asli daerah (PAD). “Membangun pariwisata dengan investor, harapannya nanti tidak hanya disektor wisata,” pungkasnya. (adv/humas)

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date