Marak Penggunaan Genset, DPM PTSP Sosialisasi Perizinan Ketenagalistrikan Kota Kediri

Kediri, koranmemo.com – Tingginya penggunaan genset untuk kepentingan individu, instansi pemerintah, atau swasta membuat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Kediri melakukan sosialisasi Perizinan Ketenagalistrikan (Genset) di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Kamis (19/9). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai definisi pelayanan perizinan serta pajak yang terkandung di dalamnya.

Kepala DPM PTSP Kota Kediri, Anang Kurniawan, melalui Sekretaris, Tri Kriswanto mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai prosedur perizinan penggunaan genset. Dan ada 4 jenis pelayanan perizinan di bidang ketenagalistrikan antara lain, Izin Usaha Penyedia Tenaga Listrik (IUPTL) non BUMN, Izin operasi (genset), Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (UIJPTL), dan Izin Pemanfaatan Jaringan untuk Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika (IPK Telematika) dari pemenang izin yang yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi.

Keempat jenis pelayanan tersebut masuk dalam kategori Izin operasi, dilihat dari tenaga yang dikeluarkan oleh Genset. Dimulai dari 0 sampai 25 kilovolt ampere, 25 sampai 200 kilovolt ampere, dan diatas 200 kilovolt ampere. “Dengan diketahuinya prosedur bisa meminimalisir gangguan penggunaan genset terhadap lingkungan,” katanya.

Adanya sosialisasi ini juga melihat dari peristiwa matinya listrik di bagian Barat Pulau Jawa. Pada saat itu nantinya listrik membuat instansi mengandalkan genset untuk kepentingan pekerjaan. Sebab pada era digital ini ketergantungan terhadap listrik sangat tinggi dan tidak tergantikan lagi.

Dia berharap melalui sosialisasi ini semua pihak memahami sesuai peraturan dan memberikan dampak positif dalam kegiatan sehari-hari. Perizinan genset juga menjadi satu dalam Online Single Submission (OSS) yang sudah diterapkan oleh DPM PTSP Kota Kediri. “Kami harap sosialisasi ini juga bermanfaat bagi para pemangku kepentingan,” tutupnya.

Adapun sosialisasi ini diikuti oleh 150 peserta, dari kalangan pelaku usaha, instansi swasta, maupun pemerintahan. Narasumber berasal dari UPT P2 DPM PTSP Provinsi dan Perpajakan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Kediri.(adv)

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Della Cahaya P

Follow Untuk Berita Up to Date