Mangkrak, Eks. RSUD Kertosono Dialihfungsikan

Nganjuk, koranmemo.com -Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Nganjuk mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk menghibahkan Eks RSUD Kertosono kepada Badan Narkotika Nasional. Bangunan mangkrak tersebut akan dialihfungsikan sebagai Rumah Sakit Pusat rehabilitasi bagi pecandu narkoba atau korban penyalahgunaan Narkoba.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Nganjuk, M Fauzi Irwana SE., mengatakan rencana pendirian ini dinilai sangat tepat, mengingat Jawa Timur merupakan salah satu Provinsi dengan pengguna narkoba cukup banyak. “Sangat setuju, apalagi rumah sakit korban narkoba ini pertama kali di Jawa Timur. Kalau untuk panti rehabilitasi sudah banyak di Jatim ini,” ujarnya, Selasa (31/7).

Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Nganjuk ini akan memberikan dukungan penuh terkait rencana tersebut. Menurutnya, dengan pendirian rumah sakit ini diharapkan mampu menekan angka korban penyalahgunaan narkoba.

“Kita harapkan angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Nganjuk dapat ditekan. Tentunya dengan kerjasama yang terus berkelanjutan antara BNN Nganjuk, Forpimda dan seluruh elemen masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Komjen Heru Winarko berharap rumah sakit untuk rehabilitasi narkoba ini bisa segera dilaksanakan. Karena di Jawa Timur ini angka penggunanya cukup banyak.

“Sedangkan tempat rehabilitasi yang standar masih belum cukup. Kapan hari saya juga sudah bertemu Gubernur Jawa Timur, Soekarwo guna menyampaikan hal ini,” ujarnya.

Rencananya, rumah sakit ini akan berkapasitas antara 100 sampai 200 orang. “Kita targetkan awal tahun sudah mulai jalan operasional,” tandasnya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date