Mancing, Pelajar Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian

Nganjuk, koranmemo.com – Ari Wibowo (16) pelajar, warga Desa Ngumpul Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk tewas tenggelam ketika memancing bersama teman-temannya. Korban tewas setelah tenggelam di kubangan air bekas proyek penggalian tanah uruk Desa Girirejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, Jumat (18/5).

Kejadian bermula ketika korban bersama sepuluh temannya ingin memancing ikan  di lokasi tersebut. Mereka berkeyakinan kawasan bekas tambang milik pengusaha bernama Haji Sulkan, yang kini digenangi air ini banyak ikannya.

Ulum Zaki, salah seorang teman korban mengatakan, saat itu ada sepuluh orang datang untuk memancing di kubangan bekas tambang. Saat itu korban ingin memancing sambil berendam di kubangan air. Namun ternyata kubangan air itu sangat dalam, sehingga Ari (korban) yang tidak bisa berenang langsung tenggelam.

“Melihat kejadian tersebut, saya meminta tolong warga dan teman-teman. Tapi, Ari (korban) terlanjur tenggelam,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, petugas dari TNI, Polri, dan BPBD Nganjuk masih melakukan proses pencarian jasad korban yang tenggelam.

Warga berharap pemerintah bisa tegas untuk menindak para penambang, apabila tidak bisa melakukan reklamasi terhadap area bekas tambang. Hal itu guna mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Seperti diketahui, di wilayah Kabupaten Nganjuk banyak area penambangan tanah uruk, untuk menyediakan material proyek jalan tol yang merupakan proyek nasional. Sayangnya, pemilik tambang mayoritas tidak memikirkan faktor keamanan pasca kegiatan penambangan. Mereka hanya sekedar fokus dalam pekerjaan menjual material tanah uruknya saja.

Alhasil, pasca kegiatan tambang berlangsung banyak lubang-lubang yang berisi air, lantaran bekas galian tidak ditutup kembali. Sehingga, mengakibatkan kerusakan ekosistem tanah dan dapat mengakibatkan korban jiwa seperti saat ini.

Reporter: Andik Sukaca
Editor: Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date