Manajemen Polisikan Mantan Dirut BPR Kota

Kediri, Koran Memo – Tri Waspodo (54) harus kembali berurusan dengan hukum. Pria yang pernah dihukum karena melakukan penggelapan dalam jabatan ini didugaan melakukan penggelapan dana Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Kota Kediri sebesar Rp 190 juta.

ilustrasi
ilustrasi

Menurut Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar kasus terjadi sekitar 3 Agustus 2009. Saat itu Triwaspodo yang menjabat sebagai Direktur BPR mengeluarkan uang muka biaya atau pinjaman kas PD BPR Kota sebesar Rp 190 juta. Uang tersebut digunakan untuk keperluan daftar lelang atas nama Sugeng Maret ke kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang (KPKNL) Malang. Namun Sugeng ternyata kalah dalam lelang tersebut. “Lelang tersebut dimenangkan oleh Siti Ngaisah,” terang Anwar.

Pada 5 Agustus 2009, KPKNL Malang telah mengembalikan uang daftar lelang tersebut. Uang sebesar Rp 190 juta tersebut dikembalikan kepada Dekoprix Himlen. Selanjutnya uang tersebut ditransfer ke rekening Triwaspodo. Kemudian pada 7 Agustus 2009 Tri menggunakan dana pengembalian daftar lelang itu untuk kepentingan PD BPR Kota.

Namun Triwaspodo tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan uang tersebut. Kemudian pada 10 Agustus 2009 Triwaspodo menggunakan uang tersebut untuk menutupi pinjaman uang muka yang telah digunakannya.

Dengan barang bukti berupa Perwali Kota Kediri no 8/2002 lalu no 1/2003, dan no 8/2005 tentang PD BPR Kota, pihak manajemen BPR Kota akhirnya melaporkan Triwaspodo ke polresta.

Pelapor juga menyertakan barang bukti lain berupa rekening koran KPKNL Malang, Bank Mandiri atas nama BPR Kota Kediri, Bank BCA atas nama Triwaspodo. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Sampai saat ini status Triwaspodo masih sebagai terlapor,” tegas Anwar.

Untuk diketahui pada tahun 2014 lalu Pengadilan Negeri Kota Kediri menetapkan Triwaspodo melanggar pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan. Triwaspodo diyatakan bersalah karena tidak mengembalikan uang sisa lelang tanah milik Makrus Zen sebesar Rp 205 juta. (c5)

Follow Untuk Berita Up to Date