Makam Syeikh Sulukhi, Wisata Religi di Kota Angin yang Selalu Ramai Peziarah

Nganjuk, koranmemo.comKabupaten Nganjuk yang memiliki julukan “kota angin” memang dikenal dengan pesona alam yang luar biasa. Maka tidak heran jika daerah ini memiliki banyak potensi wisata alam yang memikat wisatawan dari berbagai daerah. Bukan hanya wisata alam saja, rupanya Bumi Anjuk Ladang juga memiliki wisata religi, salah satunya makam Syeikh Sulukhi di Kecamatan Wilangan.

Makam Syeikh Sulukhi merupakan tempat wisata religi yang banyak dikunjungi para peziarah. Letaknya berada sekitar 16 kilometer ke barat dari alun-alun Kota Nganjuk. “Makam ramai dikunjungi para peziarah, apalagi setiap kamis malam jumat,” ujar Ny.Damiran, istri juru kunci makam kepada Koranmemo.com.

Menurut informasi warga setempat, Syeikh Sulukhi berasal dari kerajaan Demak yang diutus menyebar agama Islam. Makam ini berada di pinggir sungai, yang menurut cerita sungai tersebut digunakan untuk menghanyutkan padi yang ditaruh di dalam bambu menuju kerajaan Demak.

Syeikh merupakan sebutan bagi mereka yang berperan penting dalam penyebaran agama islam. Demikian juga dengan Syeikh Sulukhi, yang dianggap sebagai orang yang berperan dalam penyebaran agama Allah. Bahkan, ada juga masyarakat yang menyebutnya sebagai waliyullah.

Pantauan Koranmemo.com, makam ini terbilang unik lantaran lokasinya berada di bawah akar pohon besar, dan hanya ada satu makam tanpa ada makam lainnya. Berbeda dengan waliyullah lain yang mayoritas terdapat banyak makam disampingnya, misal makam Wali Songo. Untuk masalah ukuran hampir sama dengan makam kebanyakan, hanya saja bagian nisan dibungkus dengan kain kafan.

Di dalam area makam terdapat buku-buku tahlil dan Al Qur’an untuk memudahkan peziarah. Di sini tersedia juga fasilitas seperti toilet, mushola, dan warung. “Tidak ada kontribusi untuk berziarah di makam, namun disediakan kotak amal bagi peziarah yang ingin beramal,” imbuh Ny. Damiran.

Di dalam makam terdapat slogan agar memohon kepada Allah dan bukan kepada makam. Sebab memohon kepada selain Allah adalah Syirik.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date