Main Layang-layang, Residivis Bertato Ditangkap

inilah resedivis bertato yang kembali masuk bui (agung-memo)
inilah resedivis bertato yang kembali masuk bui (agung-memo)

*Terlibat Peredaran Narkoba

Kediri, Memo-Pendi Subagus (26) warga Dusun Kenteng Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, Selasa (22/7) sekitar pukul 16.00 WIB ditangkap polisi saat sedang bermain layang – layang. Dia diringkus karena terlibat dalam peredaran pil dobel l. Rupanya penjara tidak membuat jera bujangan satu ini. Padahal pada tahun 2012 dia pernah tersandung kasus yang sama dan harus mendekam di penjara.

Penangkapan residivis ini sendiri dilakukan polisi lantaran ada informasi jika seseorang yang pernah terlibat penjualan pil setan kembali beraktivitas dalam bisnis terlarang tersebut. Atas dasar informasi itu, polisi mengamati gerak-gerik buruannya. Setelah yakin, polisi lantas mendatangi pemuda tersebut ketika sedang asyik bermain layang-layang.

Tidak banyak tanya, polisi langsung menggeledah tubuh Pendi. Kecurigaan polisi terbukti, dari penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan 28 butir pil dobel l yang disimpan di saku celananya. Seketika itu polisi membawa tersangka untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Ketika diperiksa, tersangka mengaku membeli pil dari seseorang berasal dari Kecamatan Plosoklaten. Dia terakhir membeli pada Senin (21/7) sekitar pukul 18.30 WIB. Pada waktu itu, dia membeli pil sebanyak 100 butirdengan harga Rp 40.000. Kemudian, dia menjual kembali pil yang dimiliki dengan harga Rp 10.000 untuk setiap 10 butirnya.

Kasat Reskoba Polres Kediri, AKP Siswanto, terkait penagkapan ini mengatakan jika pengedar yang diamankan merupakan residivis kasus yang sama. “Tersangka tidak kapok dan kembali mengedarkan pil dobel l. Untuk tindakan hukumnya, tersangka dijerat dengan pasal 197 subsider 196 UU RI no 36 tahun 2009, tentang kesehatan, dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun,” ungkap AKP Siswanto. (gung)

Follow Untuk Berita Up to Date