Mahasiswi Pembuang Bayi Dijerat Pasal Pembunuhan

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Kepolisian Resort Madiun Kota terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap Intan Ariani (19) mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) Stikes Bhakti Hisada Madiun. Meski proses penyelidikan masih berlangsung, polisi sudah menyiapkan pasal pembunuhan untuk menjerat pelaku yang sengaja membunuh bayinya di belakang asrama kampusnya dengan cara yang sangat keji.

Mahasiswi semester satu asal Desa Kemiri Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo ini hanya bisa tertunduk malu saat menjalani pemeriksaan intensif di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Madiun.

Pelaku terancan dijerat pasal 349 KUHP tentang pembunuhan yang dilakukan seorang ibu terhadap bayi dengan ancaman selama tujuh tahun penjara. “Tidak menutup kemungkinan akan kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro, Rabu (4/1).

Dikatakan, penyidik saat ini belum bisa memintai keterangan Intan Ariani karena masih dalam kondisi lemas dan dirawat di RSUP Dr. Soedono Madiun dengan penjagaan ketat petugas. Namun beberapa saksi pelapor berinisial EB, CD dan RE dimintai keterangan.

“Sementara keterangan saksi, tahunya itu terlapor membawa bungkusan kresek hitam ke depan kamar nomor 3 asrama. Kemudian dibuang ketempat sampah pekarangan asrama,” jelasnya. (adi/jur)