Lulusan SD Curi Motor Tetangga

Tersangka pencurian dan barang buktinya  (agung-memo)
Tersangka pencurian dan barang buktinya (agung-memo)

Kediri, Memo-Pu (16) warga Dusun Bedug Desa Mangunrejo Kecamatan Ngadiluwih, Sabtu (19/7) sekitar pukul 03.00 WIBdiringkus anggota unit reskrim Polsek Ngadiluwihketika sedang tidur. Lulusan SD tersebut diringkus polisi lantaran ketahuan melakukan pencurian sebuah sepeda motor jenis Yamaha FIZ tahun 1996nopol AG 2209 ZEmilik Minto (49) yang tinggal di dusun yang sama.

Informasi yang diperoleh Memo, penangkapan pelaku bermula dari laporan korban ke Polsek Ngadiluwih, lantaran sepeda motor miliknya hilang, pada Sabtu (19/7) sekitar pukul 01.00 WIB. Atas dasar laporan itu, polisi bersama dengan warga berupaya mencari sepeda motor korban yang hilang. Ketika melakukan pencarian, kecurigaan tertuju kepada pelaku yang memang dikenal sering melakukan pencurian.

Selanjutnya polisi bersama warga mendatangi rumah pelaku. Benar saja, dari rumah itu, polisi menemukan silinder, knalpot serta beberapa peralatan bengkel yang digunakan melepas piranti motor tersebut.Setelah itu, polisi menginterogasi pelaku, dan pelaku mengakui perbuatannya. Setelah itu, pelaku diminta untuk menunjukkan tempatnya menaruh bodi motor yang komponennya telah dilepas. Selanjutnya pelaku menunjukkan bodi motor yang ternyata ditaruh tidak jauh dari rumah korban.Untuk pemeriksaan lanjutan, pelaku dibawa ke Mapolsek Ngadiluwih.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, tersangka mengaku nekat mencuri karena ingin memiliki komponen yang telah dilepas, dan rencananya akan dipasang sendiri ke motor miliknya. Selain itu, dari cataan kepolisian, pada tahun 2013 lalu, pelaku juga pernah ketahuan melakukan pencurian Hp yang juga milik tetangganya, serta dia juga pernah melakukan pencurian uang milik ibunya sendiri. Namun dua kasus tersebut tidak sampai dibawa ke jalur hukum, namun diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Kapolsek Ngadiluwih, AKP Suparlan melalui Kasi Humas Polsek Ngadiluwih, Aiptu Untung Margono mengatakan jika tersangka berhasil diringkus sesaat setelah melakukan aksinya. “Tersangka sering melakukan pencurian, namun untuk kasus yang lalu berakhir dengan jalan kekeluargaan. Untuk kali ini, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan, dengan ancaman penjara maksimal diatas 5 tahun,”kata Aiptu Untung Margono. (gung)

Follow Untuk Berita Up to Date