Lirik Bisnis AMDK, Penuhi Kebutuhan Air Minum Masyarakat Sekaligus Tingkatkan PAD

Trenggalek, Koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek berencana mendirikan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Investasi Pemda melalui PDAM itu untuk memenuhi kebutuhan air minum menyehatkan sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Pasar AMDK saat ini menduduki angka 60 persen dari seluruh pasar minuman kemasan, baik air perasa maupun bersoda.

Studi pendirian perusahaan AMDK itu sudah melalui kajian konsultan bisnis. Hasilnya bisnis tersebut memiliki potensi untuk mendulang sektor retribusi daerah. “Kami ingin menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan berinvestasi dalam bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK),” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin usai memimpin rapat terbatas, Selasa (22/10). Bisnis AMDK tersebut, lanjut Mas Ipin bukanlah bisnis investasi yang biayanya super banyak. Selain itu pasar bisnis AMDK sendiri masih terbuka cukup lebar. “Namun turn offernya bisa cukup cepat. Mungkin tiga atau lima tahun kita bisa Break Event Point (BEP) dan bisa menyumbang cukup dana untuk Pemerintah Daerah,” kata Mas Ipin.

Peluang ini membuat pemda tertarik berinvestasi. Selain meningkatkan PAD, Pemda ingin mencukupi kebutuhan air minum di Trenggalek atau luar Trenggalek. Untuk jenis airnya menggunakan alkali karena sedang trend dan memiliki banyak manfaat. “Dapat mengenyeimbangkan PH di dalam tubuh, selain itu juga dapat melancarkan pencernaan maupun penyerapan nutrisi tubuh,” imbuhnya.

Direktur PDAM Kabupaten Trenggalek, Mariyati menambahkan, rencana pembangunan perusahaan AMDK memakan anggaran kurang lebih sebesar Rp 3 miliar yang bersumber dari PDAM. “Proses lelang akan dilakukan pada bulan November sehingga Surat Perintah Kerja (SPK) bisa dilaksanakan di awal tahun 2020 nanti,” jelasnya.

Dia berharap perputaran kontribusi perusahaan AMDK berkutat di masyarakat Trenggalek. Optimisme itu melihat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap air minum dalam kemasan. “Ini memacu kami untuk membuat AMDK sendiri, sekaligus untuk menambah pendapatan dan menambah kesejahteraan pegawai. Selain itu dengan membuat AMDK sendiri dan masyarakat mau menerima itu maka perputaran uang tidak keluar Trenggalek,” pungkasnya.(Adv)

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date