Lingkungan Tercemar, Warga 4 Desa Geruduk PG Lestari

Share this :

Nganjuk, koranmemo.comPuluhan warga yang berasal dari empat desa terdampak limbah pabrik menggelar unjuk rasa di halaman kantor Pabrik Gula (PG) Lestari, Nganjuk Jawa Timur, Selasa (29/8). Massa mengeluhkan lingkungan tempat mereka tinggal tercemar oleh limbah pabrik sehingga mengganggu aktivitas.

Pantuan Koranmemo.com, puluhan warga dari Desa Rowomarto, Pakuncen, Ngrombot, dan Patianrowo di Kecamatan Patihanrowo, mendatangi pabrik gula setempat dengan membawa poster berisi tuntutan. Terlihat beberapa poster di antaranya berisi keluhan warga yang menyatakan asap dari aktivitas pabrik membuat mata warga pedes (perih).

Karena itu mereka mendesak pihak pabrik untuk membenahi cerobong asap yang mengakibatkan polusi udara berupa langes (asap dari cerobong). Selain itu, warga menilai aliran limbah pabrik yang dibuang ke saluran air membuat ikan lele yang diternak warga mati. Bahkan, dampak dari pencemaran limbah pabrik juga berpengaruh terhadap tanaman.

Mohamad Wisnu Widiyatno, salah satu perwakilan warga menyampaikan, apabila pihak pabrik tidak merespon tuntutan warga dengan segera melakukan pembenahan, pihaknya mengancam akan mengerahkan massa lebih banyak lagi untuk aksi serupa.

“Kami harap pihak pabrik segera melakukan pembenahan. Apabila permintaan kami tidak direspon, kami akan kerahkan massa lebih banyak lagi. Pihak pabrik setiap hari juga harus mengontrol limbah pabrik yang berdampak ke masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan warga, General Manager (GM) PG Lestari, Iskandar, mengatakan pihaknya akan mengupayakan supaya asap dari pabrik bisa tersaring sebelum keluar cerobong. “Kami akan melakukan penggelontoran air ke saluran yang dilalui limbah pabrik. Selain itu, pihak pabrik juga akan memberikan kompensasi berupa pembagian sembako kepada warga terdampak.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.