Lima Pelaku Pencuri Truk Ditembak

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Satreskrim Polres Kediri melumpuhkan lima pelaku pencurian truk dengan timah panas. Selain mengamankan kelima pelaku utama petugas juga berhasil mengamankan dua penadah. Ketujuh pelaku, saat ini menjalani pemeriksaan di Polres Kediri untuk proses hukum.

Mereka adalah Gatot Hariyanto (46) warga Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang; Nurul Aini (30) warga Tugurejo, Kecamatan Tuku, Kota Semarang; Sarip (53) warga Desa Surodinawan, Kecamatan Prajurit, Kota Mojokerto; Andreas Adi (38) warga Kelurahan Sambiroto, Kota Semarang dan Topik (53) warga Surabaya.

Kelima pelaku utama tersebut dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan. Sementara dua penadah yang berhasil diamankan adalah Ridwan (31) warga Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang dan Muzamil (30) warga Kota Semarang.

Kapolres Kediri dalam konferensi press mengungkapkan penangkapan pelaku setelah adanya laporan dari korban Siswanto (338) warga Desa Kedunggede, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Pada pertengahan

Februari lalu, Siswanto menjadi korban perampokan truk di jalan saat berada di Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. “Pelaku ini merupakan komplotan dan telah menyusun aksinya. Setiap pelaku memiliki peran masing masing,” tegas AKBP Roni, Kamis (28/2).

Diterangkan dalam melakukan aksinya kelima pelaku mencari korban dan menyewa truk dengan alasan mengangkut barang. Setelah mendapatkan sasaran, Nurul bersama supir truk berangkat menuju ke Kecamatan Pare. Sementara keempat pelaku lainnya mengikuti dari belakang menggunakan sebuah mobil

Sesampai di Jalan Raya Jombang, Kecamatan Badas, Nanang mengajak supir truk untuk makan nasi bungkus. Numun siapa yang mengetahui jika dalam nasi bungkus tersebut sudah dicampur dengan obat bius. Hal itu mengakibatkan korban tidak sadarkan diri.

Para pelaku kemudian membawa truk tersebut ke Kota Semarang untuk dijual. Sementara supir truk yang tidak sadarkan diri diturunkan di pinggir jalan daerah Caruban, Kabupaten Madiun. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Kediri.

“Uang hasil penjualan sebesar Rp 30 juta dibagi oleh kelima pelaku. Kita juga berhasil mengamankan dua pelaku penadahan pencurian truk,” terang AKBP Roni.

Reporter Nuramid Hasyim

Editor Achmad Saichu