Lika-liku Wisata Pantai Banyu Tibo Pacitan (2)

Belasan Pemandu Siap Layani Pengunjung

Setibanya para wisatawan di lokasi Pantai Banyu Tibo Kabupaten Pacitan, mereka tidak akan sendirian menikmati keindahan alamnya. Belasan pemandu wisata yang terdiri dari para pemuda desa setempat siap mengantar dan menunjukkan potensi-potensi keindahan di lokasi tersebut. Tapi, jangan lupa memberikan tip seikhlasnya. berita terkait :

Wisata Pantai Banyu Tibo Pacitan, Panorama Bak Pantai Pribadi

IMG_6062Menikmati sebuah panorama keindahan alam memang terkadang harus secara pribadi. Namun berbeda dengan lokasi Wisata Banyu Tibo Kabupaten Pacitran. Sebelum melakukan segala aktivitas, pengunjung akan didampingi oleh satu bahkan lebih pemandu wisata. Mereka adalah para pemuda yang berasal dari desa setempat.

Saat wisatawan hendak turun ke bawah air terjun, pemandu langsung sigap memasang tangga sebagai alat bagi wisatawan untuk menuju dasar pantai. Apabila wisatawan hendak berenang, para pemandu juga langsung akan mempersiapkan tali sebagai media keamanan dan sebagian diantaranya berjaga-jaga untuk selalu mengawasi para wisatawan.

Fiki Nur Hadi, salah satu pemandu mengatakan untuk memandu para wisatawan, ia tidak menentukan tarif. Mereka hanya mengharapkan imbalan seikhlasnya dari para wisatawan yang nantinya akan dikumpulkan sebagai uang kas untuk membangun lokasi wisata tersebut. “Tidak ada tarifnya. Hanya seikhlasnya,” ujarnya.

Fiki mengatakan, ada sekitar 14 pemandu di lokasi tersebut. Ia termasuk pemandu yang termuda. Pemuda yang masih duduk di bangku kelas 1 sebuah SMK di Kabupaten Pacitan tersebut mengaku bekerja sebagai pemandu usai pulang sekolah. Sehari-hari ia mengaku bisa mendapat gaji sebesar Rp 20.000.

Setiap uang yang diberikan oleh wisatawan, nantinya akan dikumpulkan kepada bendahara. Uang tersebut separuhnya akan diberikan kepada pihak desa sebagai uang kas, dan separuhnya lagi akan dibagi rata kepada seluruh pemandu.

Bekerja sebagai pemandu memang sangat membantu Fiki. Ia mengatakan, bekerja sebagai pemandu untuk membantu orang tua mencukupi kebutuhan sekolahnya. “Setidaknya sekarang sudah tidak meminta uang saku sendiri,” imbuhnya sambil tersenyum.

Sebagai seorang pemandu dan seorang warga, ia berharap lokasi wisata di desanya semakin ramai pengunjung. Namun, ia berharap, pemerintah bisa terus membantu mengembangkan potensi wisata di Pantai Banyu Tibo sehingga bisa menarik pengunjung lebih banyak.(bersambung/rochmatullah kurniawan)