Lelang Jabatan Eselon II, Pemkot Madiun Tunggu Izin Pusat

Madiun, koranmemo.com – Pemerintah Kota Madiun masih menunggu izin Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan lelang jabatan.

Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto mengatakan, saat ini ada enam jabatan eselon II kosong dan diisi pelaksana tugas (Plt), yakni Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol), Dinas Kesehatan dan KB (Dinkes-KB), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinas Arpus).

“Lelang jabatan tahun ini harus selesai, dan persetujuan dari pusat sampai sekarang belum turun,” ujar Rusdiyanto, Rabu (9/9).

Dia menjelaskan, proses lelang jabatan  akan memakan waktu sekitar dua bulan dan bisa diikuti pejabat dari luar daerah. “Boleh dari luar maupun dalam Kota, selama memenuhi syarat,” paparnya.

Berbeda dengan Plt lain, untuk posisi Plt Kepala Dinkes KB Kota Madiun masih diduduki oleh Agung Sulistya Wardhani, mantan Kadinkes-KB yang saat ini tengah menjabat Asisten Kesra Kota setempat. “Wardhani masih tetap ditunjuk menjadi Plt Dinas Kesehatan untuk ngerem covid, hanya dia,” lanjutnya.

Baca Juga: Renang di Sungai Lodoagung, Pemuda Nglegok Hanyut

Baca Juga: Kantor Imigrasi Kediri Deportasi 2 WNA Malaysia

Rusdiyanto juga mengatakan, untuk meningkatkan reformasi dan birokrasi tergantung dari Struktur Organisasi Dan Tata Kerja (SOTK) masing-masing OPD yang sekarang masih dalam proses dan akan berjalan terus.

“Itu cuma ada beberapa alternatif suatu contoh dari dinas DPMPTSP KUM, UMKM kita pisahkan dengan PTSP kita taruh di Disnaker sehingga ada keseimbangan beban kerja,” paparnya seraya menegaskan, tidak ada OPD yang dihilangkan, namun akan ada perampingan.

Reporter: Juremi

Editor: Della Cahaya