Langgar Prokes Dalam Pilbup Ponorogo, Ini Sanksi untuk Paslon

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Jajaran Polres dan Pemkab Ponorogo memberikan ultimatum keras dalam pelaksanaan Pilbup (pemilihan bupati) Ponorogo tahun ini. Tak tanggung-tanggung sanksi tegas siap diberikan bagi Pasangan Calon ( Paslon) Bupati-Wabup yang kedapatan melanggar protokol kesehatan (Prokes) Covid 19.

Hal ini menyusul terbitnya Peraturan Bupati ( Perbub) Nomor 109 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Ponorogo, sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020. Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Kapolres Ponorogo AKBP M Nur Azis mengatakan, dua Paslon Bupati dan Wabup yakni Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono serta Sugiri Sancoko-Lisdyarita untuk mematuhi tahapan-tahapan dalam khususnya saat kampanye Pilkada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.” Makanya kita undang dengan lengkap calon bupati dan wakil bupati, agar seluruh masyarakat tahu dalam tahapan ini juga selalu mematuhi protokol kesehatan baik dari cuci tangan, memakai masker dan jaga jarak terutama dalam tahapan kampanye terbuka,” ujarnya saat menggelar Apel Jatim Bermasker di depan Pemkab Ponorogo, Kamis (10/9).

Diungkapkan, ketika ditemukan pelanggaran dari Pasangan Calon (Paslon) yang melanggar protokol kesehatan, maka akan diserahkan pada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ponorogo untuk dijatuhi sanksi. Sedangkan bagi individu dan pelaku usaha akan dikenakan denda Rp 50 ribu hinggga Rp 500 ribu, serta wajib melakukan pekerjaan sosial sesuai Perbub penenggakkan protokol kesehatan.” Bawaslu juga sebagai pengawas mereka memiliki peratura-peraturan yang mengatur tentang tahapan terkait Pemilu ini. Dimana penegakkan protokol kesehatan juga diatur,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno mengimbau agar 2 Paslon Cabup-Cawabup dan seluruh masyarakat Ponorogo untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini untuk mengembalikan Ponorogo ke zona hijau, dimana saat ini masih menyandang status zona oranye. ” Saya minta kehati-hatiannya ini supaya dijaga oleh semuanya saja,” pungkasnya.

Reporter Zainul Rohman
Editor Achmad Saichu