Lampu “Ajaib” Siap Go Internasional

Nganjuk, koranmemo.com – Susanto, warga Desa Gandu Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, bisa sedikit berbangga dengan inovasi pertanian hasil karyanya. Lampu “ajaib” berupa LTI (Light Trap Insect) yang diklaim mampu membantu petani dalam mengendalikan hama, kini sudah merambah ke pasar internasional.

Langkah untuk mengekspor lampu “ajaib” itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, beberapa waktu lalu Mentan RI Amran Sulaiman telah mengapresiasi light trap insect untuk dikembangkan di seluruh Indonesia,  yang saat ini telah dijajaki pasar exportnya ke Afrika dan Malaysia oleh ketua P4S Susanto.”Light trap insect adalah sebuah lampu dimana didesain dengan tenaga surya. Lampu tersebut saat malam menyala untuk menarik hama pada malam hari, dan pada saat matahari terbit cel surya akan bekerja mengisi baterai yang secara otomatis untuk mengisi power yang disimpan di dalam baterai. Hama akan terjebak pada bak perangkap yang sudah diberi air dan diterjen dengan prosentasi kecil,” papar Susanto, penemu produk inovatif ini.

Susanto berujar, Afrika dan Malaysia sebagai negara tujuan karena negara tersebut mempunyai iklim yang sama seperti Indonesia . “Penjajakan ini dalam rangka menyebarluaskan pasar light trap isect di kancah internasional,” tandasnya.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Ir. Bustanul Arifin Caya M.D.M juga mengapresiasi keberhasilan atas kreativitas yang dilakukan Susanto sebagai petani milenial yang mampu menginspirasi petani lain. Disampaikan pula, Pusat Pelatihan Pertanian memiliki program strategis untuk meningkatkan pemberdayaan dan kapasitas P4S yang merupakan ujung tombak dan perpanjangan tangan dalam pelatihan  pertanian di tingkat petani.

“Peranan P4S sangat strategis dalam mengakselerasi pengembangan kompetensi SDM pertanian di tingkat lapang. Salah satu bentuk apresiasi yang diberikan ke petani dan P4S dengan mengikutsertakan magang atau pelatihan di perusahaan-perusahaan guna meningkatkan kompetensi mereka,” pungkasnya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date