Lambat, Komisi D Baru Sidak Watu Dakon Resort

Madiun, koranmemo.com – Kasus dugaan perusakan lingkungan dalam proyek pemancingan Watu Dakon Resort di Desa Banjarsari Wetan, Dagangan, sudah lama terjadi dan kini dalam proses hukum Polres Madiun. Uniknya, Komisi D DPRD setempat justru baru melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin (25/3).

Ketua Komisi D DPRD Rudi Triswahono bersama pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH), selain meninjau lokasi, juga mempertanyakan izin pembangunan proyek kolam pemancingan itu kepada pihak Pemerintah Desa.

Hasilnya, pengerukan tanah dengan kedalaman mencapai 13 meter tersebut dinilai sangat berpotensi merusak alam. Dikhawatirkan apabila terjadi hujan deras di lokasi sekitar akan terjadi longsor.

“Jika Upaya Pengelolaan Lingkunga Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) tidak ada, maka sudah melanggar lingkungan,” ujarnya.

Pihaknya juga berjanji akan memanggil pihak pengembang dan OPD terkait. “Kita akan panggil pihak yang berkompeten dalam hal ini, kegiatan sudah illegal dan kita lanjutkan di hearing,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasatreskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro, menyatakan dalam tahap penyelidikan, pihaknya telah meriksa tiga orang. “Yakni, pihak pengelola (pengembang), saksi warga dan Dinas Pariwisata,” katanya.

Selain izin, penyelidikan juga terkait dugaan perusakan lingkungan akibat pengerukan oleh pengembang. Hingga akhirnya menimbulkan gejolak warga yang terdampak. “Selain itu , ada dugaan perusakan ekosistem di lokasi tersebut , akibat pengerukan tanah hingga kedalaman 13 meter,” jelasnya.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date