Diduga Lakukan Penipuan, Warga Pesantren Dibui

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Syamsul (37) Warga Kelurahan Pesantren Kota Kediri, Syamsul (37) harus mendekam di ruang tahanan (rutan) kantor Polsek Pesantren. Pasalnya, dia diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan pembelian tanaman tebu.

AKP Kamsudi menjelaskan, kasus tersebut saat ini masih ditangani oleh Polsek Pesantren. “Masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, saat ini pelaku berada di kantor Polsek Pesantren,” jelasnya, Rabu (29/7).

Sementara itu, saat dikonfirmasi Koranmemo.com, Kasi Humas Polsek Pesantren, Aiptu M. Mekrot menjelaskan, penangkapan Syamsul berawal atas laporan korban, yaitu Arifin (36) warga Desa Gogorante Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri pada 17 Agustus 2019.

Dari hasil pemeriksaan, kata Aiptu M. Mekrot, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 18 April 2018 sekitar pukul 10.00 WIB. “Lokasi kejadiannya Lingkungan Centong Kelurahan Bawang Kecamatan Pesantren Kota Kediri,” ujarnya.

Sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada tahun 2019, akhirnya pelarian Syamsul terhenti pascapenangkapan yang dilakukan pada Rabu (29/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Personel Opsnal Unit Reskrim Polsek Pesantren melakukan serangkaian giat upaya paksa penangkapan terhadap pelaku tilap yang merupakan DPO tahun 2019 di wilayah Tarokan. Kami masih memeriksa lebih lanjut kasus ini,” tegasnya.

Baca Juga: Rencana Protokol Kesehatan Liga Indonesia, Persik Sanggup Rapid Test

Baca Juga: Bupati Jombang Larang Warga Takbir Keliling di Jalanan

Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, Syamsul melakukan aksinya dengan cara mengelabuhi Arifin bahwa tebu milik orang lain diakui sebagai milik Syamsul.

“Berhasil mengelabuhi, korban akhirnya percaya itu tebu milik pelaku. setelah terjadi transaksi dan tebu akan dipanen, baru diketahui bahwa tebu tersebut milik orang lain, dengan kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 13 juta,” ucapnya.

Baca Juga: Pengembangan Situs Patirtan Brumbung Menjadi Kawasan Wisata Budaya

Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Kediri Temukan Puluhan Pelanggaran

Dikatakan atas tindakannya, Syamsul diduga melanggar Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. ‘Untuk kepentingan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut, pelaku dilakukan penahanan di rutan Polsek Pesantren,” pungkasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu