Laka Tunggal di Panggul Trenggalek, Renggut Nyawa Pasutri dan Bayi di Kandungan

Trenggalek, Koranmemo.com – Pasangan suami istri (pasutri) di Trenggalek mengalami kecelakaan tunggal di area jalan Desa Bandar Kecamatan Panggul. Kecelakaan itu merenggut nyawa pasutri tersebut beserta calon anak dalam kandungan yang berusia sekitar 24 minggu. Kecelakaan itu diduga akibat rem blong.

Kanit Laka Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Hanik Setyo Budi mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan baru dilaporkan pukul 20.00 WIB. Kecelakaan itu terjadi di jalan turunan desa setempat. “Diduga lepas kendali oleng dan masuk jurang,” jelasnya, Jumat (16/8).

Kecelakaan terjadi saat Heru (30) membonceng istrinya yang tengah mengandung enam bulan, Lis Nurmalasari (19) melintas dari arah timur ke barat mengendarai motor nopol S 4206 OE. Diduga, setiba di lokasi motor yang dikendarai mereka mengalami rem blong sehingga kecelakaan. “Kami imbau masyarakat lebih berhati-hati dan tertib berlalu lintas,” jelasnya.

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Kuat dugaan, kecelakaan itu disebabkan tidak berfungsinya dengan baik kendaraan yang ditumpangi korban saat melintas di jalan turunan. “Untuk penyebab pastinya, kami masih melakukan pendalaman atas kasus kecelakaan tersebut,” katanya.

Akibat kecelakaan itu, pria yang bekerja sebagai nelayan tersebut meninggal di lokasi. Sementara istrinya mengalami luka serius hingga patah tulang sehingga harus dilarikan ke RSUD Dokter Soedomo Trenggalek. “Pengemudi meninggal di lokasi kejadian, sementara korban lainnya sempat menjalani perawatan medis,” imbuhnya.

Namun nyawa Lis Nurmalasari tak tertolong beserta si jabang bayi. Ia menghembuskan nafas terakhir setelah sempat menjalani perawatan medis. “Kurang lebih sekitar 30 menit meninggal dunia, langsung di bawa pulang pihak keluarga,” kata Sudjiono, Humas RSUD Dokter Soedomo Trenggalek.

Reporter Angga Prasetiya
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date