Lagi, Video Pelajar Mesum Beredar

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Belum tuntas pengungkapan kasus video telanjang dada yang melibatkan pelajar di kafe pada awal 2018 silam, kini warga Kota Marmer kembali dihebohkan dengan beredarnya video mesum pada Senin (2/4). Diduga pemeran dalam video tersebut merupakan pelajar karena memakai seragam pramuka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koranmemo.com, video mesum berdurasi tiga puluh detik tersebut pertama kali diunggah oleh akun facebook dengan nama Ajeng pada Senin (2/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah mendapatkan banyak respon, video tersebut langsung dihapus oleh pemilik akunnya.

Dalam video yang diduga direkam oleh pihak ketiga tersebut tampak pelajar laki-laki yang masih mengenakan seragam pramuka sedang bercumbu dan berciuman dengan teman wanitanya yang memakai kaos berwarna putih di sudut warung yang bersekat triplek dan kerai bambu. Tak hanya itu, terlihat tangan kiri si pemeran wanita memegang alat vital pemeran pria.

Menurut informasi yang beredar, diduga lokasi perekaman video tersebut berada di sebuah warung lesehan (warles) cilot di daerah perbatasan antara Desa Kalangan Kecamatan Ngunut dengan Desa Panjerejo Kecamatan Rejotangan.

Setelah dilakukan pengecekan oleh koranmemo.com, ternyata ada salah satu pemilik warung yang mengakuinya.

“Iya, kalau melihat lokasi dalam video tersebut persis dengan salah satu bilik di warung ibu saya,” kata Erwin (28) warga Desa Panjerejo Kecamatan Rejotangan atau anak pemilik warles tersebut.

Erwin mengatakan, sebenarnya dirinya sudah mengetahui video tersebut sejak Minggu (1/4). Saat itu salah satu temannya tiba-tiba datang ke warlesnya untuk memberitahu video tersebut. “Kami sempat kaget melihat video tersebut, karena direkam di salah satu bilik warles kami,” katanya.

Setelah mengetahui video tersebut, kemudian dirinya memberitahukan kepada ibu dan adiknya. Ternyata, adiknya yang bernama Erwan ingat tentang kejadian pada Sabtu (31/3) pagi.

Menurutnya saat itu lanjut Erwin, ada beberapa anak sekolah yang datang ke warungnya pada pagi hari (seusai jam ujian-red) dan menempati beberapa bilik warung. Kemudian, di salah satu bilik ada seorang anak kecil berjenis kelamin laki-laki yang memegang handphone (hp) dengan posisi sedang menghadapkan hp nya ke bilik sebelahnya (seperti mengintip-red). Namun saat itu, Erwan tidak mencurigai jika ada kejadian dan perekaman tersebut.

“Adik saya menduga anak kecil tersebut adalah temannya. Jadi sama sekali tidak ada kecurigaan,” katanya.

Atas kejadian ini, Erwan mengaku sangat dirugikan dengan viralnya video tersebut. Karena, dengan adanya video tersebut maka nama warung lesehan miliknya menjadi tercemar. Terlebih, selama ini pihaknya tidak ada niat untuk menyediakan lokasi mesum bagi pengunjung.

“Saya langsung cek sekat tersebut, ternyata memang ada lubangnya, dan saat itu sudah kami tutup,” ujarnya.

Erwan menambahkan, kini dirinya berharap agar pihak kepolisian segera melakukan tindakan atas beredarnya video tersebut, termasuk menangkap pelaku perekam dan penyebaran serta pemeran dalam video tersebut.

“Semoga lekas diproses, agar nama warung saya tidak tercemar” Pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Sumaji mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan atas beredarnya video tersebut. Namun karena video tersebut sudah viral maka pihaknya akan segera melakukan upaya penyelidikan.

“Ini sudah viral, ya sekarang kita lidik walaupun belum ada laporan masuk” tukasnya.

Reporter: Yoppy Sandra Wijaya/ Aminum Jabir

Editor: Achmad Saichu