Kuasa Hukum Tersangka Korupsi Yakin Kliennya Tidak Salah

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com Ditahannya 4 tersangka korupsi gedung KPU Nganjuk oleh Kejaksaan Negeri Nganjuk setelah pelimpahan tahap II oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Nganjuk, membuat kuasa hukum tersangka menyusun kekuatan untuk mengajukan permohonan penangguhan penahanannya.

Bahkan, kuasa hukum tersangka Bambang Sukoco dan Totok Budi Hartono akan menyusun strategi agar menang di pengadilan nanti. “Sesuai audit BPKP dan Universitas Brawijaya, kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 532 juta. Saya tegaskan tidak ada kerugian negara,” kata Bambang Sukoco, Kamis (20/7) sekitar pukul 14.00 WIB.

Menurutnya, sesuai putusan Mahkamah Agung RI, untuk audit korupsi bukan ranahnya BPKP, namun ranah BPK. Akan tetapi penyidik menggunakan audit dari BPKP untuk menentukan kerugian negara. “Bukan kerugian negara, tapi hanya denda keterlambatan sebesar Rp 31 juta, dan itu sudah dibayar oleh klien kami,” tandasnya.

Aturan dari MA ini, kata Bambang, akan digunakan nati dalam pembelaannya di pengadilan. Pihaknya yakin, dugaan korupsi itu nantinya akan terbantahkan. “Kita upayakan untuk diputus bebas dalam pengadilan nanti, karena klien kami memang tidak bersalah,” pungkasnya.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.