Kru Bus Harapan Jaya Dikeroyok Oknum Aparat

Armada bus Harapan Jaya Parkir di Garasi Kelurahan Jepun Kecamatan Tulungagug kemarin. (memo/Jabir)
Armada bus Harapan Jaya Parkir di Garasi Kelurahan Jepun Kecamatan Tulungagug kemarin. (memo/Jabir)

Kediri, Memo-Riyanto (41) warga Ngan-tru Kebupaten Tulung-agung dan Ayat Tejo Kanoko (34) warga Pulosari Kabupaten Tulungagung harus dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Kota Kediri setelah menjadi korban pengeroyokan di depan halte bus Jl Mayor Bismo Kelurahan Semampir Kecamatan Kota Kediri. Pelaku pengeroyokan diduga adalah oknum aparat ketika kedua kru bus Harapan Jaya tersebut sedang menunggu penum-pang. Kamis (16/10) sekitar pukul 04.15 WIB.

Informasi yang dihimpun Koran Memo menyebutkan kejadian tersebut bermula ketika bus harapan jaya dengan nopol AG 7898 UR tujuan Tulungagung Sura-baya yang dikemudian Riyanto berhenti di halte Jl Mayor Bismo untuk menunggu penumpang.

Karena dirasa cukup lama, 8 oknum aparat meminta agar Riyanto segera melanjutkan perjalanan karena takut mereka akan terlambat bertugas. Riyanto yang sudah diberi pesan oleh PO Harapan Jaya agar tidak tergesa-gesa akhirnya meminta waktu sejenak. “Saya sudah diberi pesan oleh pihak PO untuk tidak tergesa-gesa,” ujar Riyanto.

Namun tiba-tiba Riyanto dikeroyok oleh beberapa orang yang berpakaian seragam aparat tersebut hingga tak sadarkan diri. Kondektur Bus, Ayat juga tidak luput dari pemukulan. Setelah kejadian itu, beberapa oknum yang terlibat pengeroyokan langsung melarikan diri.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi Polsek Kediri Kota. Anggota Polsek Kota Kediri yang tiba di lokasi kejadian langsung membawa kedua korban ke Rumah Sakit Bayangkara.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Budi Narianto menggatakan pihak kepolisian Polsek Kediri Kota hingga kini masih melakukan koordinasi bersama instansi terkait karena kejadian ini melibatkan oknum berseragam. “Apabila nanti diketahui pelakunya bukan masyarakat umum, maka Polri akan melimpahkan kejadian tersebut sesuai dengan aturan yang ada dimana para pelaku tersebut bertugas,” ujarnya

Sedangkan, Kapolsek Kediri Kota, AKP Suparlan melalui Kanit Reskrim Polsek Kediri Kota, AKP Sucipto mengatakan pihaknya saat ini sudah melimpahkan kasus tersebut ke Polisi Militer Angkatan Laut (POMA) “Kami sudah melimpahkan kasus ini ke POMAL,” ujarnya kepada Koran Memo.(c2)

Follow Untuk Berita Up to Date