KPU Temukan Perbedaan Ejaan Nama Bacaleg

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar menemukan ketidaksesuaian antara nama yang tertera dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan nama di Ijazah bacaleg. Jumlahnya mencapai 10 orang. Hal itu diketahui dari verifikasi berkas bakal calon legislatif (Bacaleg).

Dengan adanya ketidaksesuaian itu, KPU Kota Blitar meminta bacaleg segera memperbaiki berkasnya dalam masa perbaikan yang tinggal tiga hari lagi atau berakhir pada tanggal 31 Juli mendatang.

“Ya, ada ketidaksesuaian nama antara di KTP dengan di Ijazah,” kata Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis Mashudi, Senin (30/7).

Mashudi mencontohkan ketidaksamaan ini banyak ditemukan berupa adanya pencetakan abjad dobel atau tidak dobel. Semisal di ijazah ada abjad yang dobel sedangkan di KTP tercetak biasa tidak dobel.

Dari temuan tim verifikator setidaknya ada 10 nama bacaleg yang mengalami ketidaksesuaian nama ini.  “Misal perbedaan huruf i dan e. Tidak begitu jauh. Maka itu, kami pastikan ini kepada bacaleg. Mana nama yang benar kita koordinasikan dengan bacaleg,” terangnya.

Untuk itu KPU, memberikan solusi sesuai Keputusan KPU RI Nomor : 961/PL.01.4-Kpt/06/KPU/VII/2018 tentang Petunjuk Teknis Perbaikan. Yakni partai pengusung melakukan koordinasi dengan sekolah untuk menerbitkan ijazah baru. Jika ini tak bisa, maka harus meminta sekolah membuat surat pernyataan yang menerangkan kalau bacaleg benar berasal dari sekolah yang dimaksud.

“Surat pernyataan itu isinya menyatakan bahwa nama bacaleg yang bersangkutan tersebut benar-benar bersekolah di tempat tersebut. Lalu, dilampirkan materai,” pungkasnya.

Reporter: Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu