KPU Kabupaten Kediri Tetapkan DPT Pilkada Kabupaten Kediri

Share this :
Catat Sebanyak Selisih Data 3.406 Pemilih Dari DPS

Kediri, koranmemo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menetapkan daftar pemilih (DPT), Jumat (16/10). Dari hasil rapat pleno terbuka, KPU Kabupaten Kediri menetapkan 1.231.512 nama sebagai daftar pemilih tetap.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Eka Wisnu Wardhana mengungkapkan, data tersebut muncul setelah KPU Kabupaten Kediri melakukan pemutakhiran data. Jika dibandingkan dari daftar pemilih sementara (DPS), ada 1.000 lebih nama yang dicoret.

“Selama penyusunan daftar pemilih, selain menerima saran perbaikan dari Bawaslu Kabupaten Kediri, kami juga melakukan self assessment,” ungkap Wisnu.

Sebelumnya, pada proses pemutakhiran data pemilih, jumlah daftar pemilih mencapai angka 1.308.864 orang yang tersebar di 26 kecamatan. Namun, selama masa pemutakhiran atau pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan oleh petugas LPDP mulai 15 Juli sampai 13 Agustus lalu, akhirnya diperoleh 1.234.918 nama yang masuk DPS.

Baca Juga: ASN Diminta Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial

“Setelah kita tetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) kita mendapat masukan dan kita lakukan pemutakhiran data, berkurang sekitar 7.219 pemilih dan bertambah pemilih baru ada 3.813,” ungkap Wisnu.

KPU Kabupaten Kediri mencatat, DPT yang sudah ditetapkan, ada selisih 3.406 data pemilih dari DPS. Data ini akhirnya dicoret selama masa penyusunan DPT. Sehingga total ada 1.231.512 pemilih yang kami tetapkan. Sebanyak 617.712 pemilih laki-laki dan 613.800 pemilih perempuan.

Baca Juga: Hamili Pelajar Hingga Melahirkan, Pemain Reog Ponorogo Dibekuk

Meskipun sudah ditetapkan, lanjutnya, KPU akan tetap memantau perubahan data yang mungkin terjadi. Wisnu mencontohkan, setelah ditetapkan, ternyata ada yang meninggal atau pindah domisili. Pihak KPU Kabupaten Kediri akan memeriksa dan mencatat perubahan tersebut.

“Jika ada pemilih yang meninggal dunia nama tersebut akan tersebut akan kita coret, sementara surat suara akan kita amankan agar tidak disalah gunakan,” tegas Wisnu.

Reporter: Nuramid Hasjim

Editor: Della Cahaya