KPK Geledah Rumah Kadis PUPR

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penggeledahan di kediaman Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Sutrisno yang berada di Desa Jeli Kecamatan Karangrejo, Selasa (3/7).

Berdasarkan informasi yang dihimpun koranmemo.com, penggeledahan dilakukan oleh tim anti rasuah berjumlah 5 hingga 6 orang, sekitar pukul 10.30 WIB, dengan pengawalan ketat anggota Polres Tulungagung.

Kediaman Kadis PUPR terlihat sepi ketika tim KPK beserta anggota Polres Tulungagung tiba di lokasi. Hanya ada dua pembantu rumah tangga yang membukakan pintu.

“Ada dua tim yang melakukan penggeledahan, satu tim di rumah pak Sutris dan satu tim dirumah Kabid Bina Marga, Pak Sukarji,” ungkap Kanit Pidkor Polres Tulungagung, Iptu Andik  yang juga ikut mengawal jalannya penggeledahan.

Penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK merupakan agenda lanjutan pasca operasi tangkap tangan (OTT) pada 6 Juni 2018 lalu. Dalam OTT itu, KPK menangkap Kepala Dinas PUPR Sutrisno, Agung dari unsur swasta, dan Susilo Prabowo alias Embun kontraktor asal Blitar. Dalam pengembangan KPK juga menahan calon bupati petahana Tulungagung Syahri Mulyo.

Syahri diduga menerima suap Rp2,5 miliar untuk proyek infrastruktur jalan.

Meski berstatus tersangka, Syahri Mulyo yang merupakan pasangan Cawabup Maryoto Bhirowo memenangkan Pilkada Tulungagung, dengan perolehan sementara 355.000 suara atau sekitar 60,10 persen.

Sedangkan paslon nomor urut satu yakni Margiono – Eko Prisdianto mendulang suara sebanyak 235.702 suara atau sekitar 39,90 persen. Itu berdasarkan hasil rekapitulasi sementara tingkat PPK atau kecamatan.

Reporter : Denny Trisdianto

Editor : Della Cahaya Praditasari