Kota Malang Terapkan PSBB, Bangun 4 Posko di Pintu Masuk 

Share this :

Malang, koranmemo.com – Upaya Pemerintah Kota Malang memperketat pengawasan di pintu masuk menuju daerah Kota Malang terus dilakukan. Bahkan setiap pendatang dicek kesehatannya, baik yang menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum.Beberapa posko penanggulangan covid 19 sudah dibentuk dan ditempatkan di beberapa pintu masuk ke Kota Malang.

Seperti yang disampaikan Wali Kota Malang, Sutiadji, jika  Pemerintah Kota Malang siap menerapkan sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSBB).

“Kita menyiapkan posko Covid-19 di beberapa titik diantaranya seperti di Terminal Landungsari,Terminal Arjosari, Stasiun Malang Kota Baru dan di daerah Hawai Water Park yang merupakan daerah perbatasan Kota Malang dan Kabupaten Malang,” jelasnya, Selasa (7/4).

Dia menyampaikan,  penerapan PSBB di lingkup Malang Raya ini sudah mencakup Kabupaten Malang, Kota malang dan Kota Batu.

“Sambil menunggu pemberlakuan PSBB, maka kami siapkan pertama adalah mobilitas orang dari luar ini kami pantau. Jadi, kami akan lebih disiplin lagi, orang yang dari luar baik pakai mobil pribadi maupun kendaraan umum akan kami cek satu-persatu berkaitan dengan masalah suhu badan,” tuturnya.

Selain itu Sutiaji mengatakan, jika suhu tubuh orang itu mencapai 38 derajat celcius ke atas, orang itu akan diminta untuk memenuhi protokol kesehatan.Salah satunya adalah akan dibawa ke puskesmas setempat.

Bahkan beberapa tempat sudah disiapkan untuk tempat  isolasi bagi ODP.

“Salah satunya adalah gedung Balai Diklat milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ada di Kota Malang dan bisa menampung hingga 300 orang ,” jelasnya.

Seperti diketahui di Kota Malang jika jumlah orang dengan kategori orang dalam resiko sebanyak 687 orang, orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 52 orang, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 359 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 33 orang.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Della Cahaya