Kota Madiun Krisis Stok Darah

Madiun, koranmemo.com – Stok darah di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Madiun, Minggu (16/6)  semakin menipis. Bahkan stok di PMI kini memasuki krisis darah.

Sementara permintaan darah dalam sepekan terakhir ini, cenderung meningkat. “Saat ini stok darah masih sangat tipis sekali, sementara permintaan semakin banyak. Kondisi seperti ini memang sering terjadi setiap tahun. Apalagi akhir Rmadan, dan awal bulan syawal,” kata Petugas UPT PMI Kota Madiun, Dwi Susanto.

Dikatakan, untuk golongan O saat ini hanya ada delapan kantong saja. Sedangkan golongan A tinggal enam kantong. Untuk golongan darah B masih 95 kantung dan AB 14 kantong.
Dwi memperkirakan, jumlah pendonor mengalami penurunan dikarenakan mereka masih sibuk dengan kegiatan halanbihalal lebaran.

Untuk mengantisipasi kelangkaan darah, pihaknya aktif melakukan kegiatan donor darah di tempat perbelanjaan maupun perkantoran. Pun, bagi masyarakat yang merasa sibuk, PMI juga siap untuk mendatangi para pendonor.
“Kami siap untuk mendatangi. Agar kebutuhan darah untuk masyarakat yang sakit dapat segera tertangani,“ terangnya.

Reporter M Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date