Korban Phishing BRI Jalani Pemeriksaan Polisi

Share this :

Ponorogo, koranmeno.com – Kasus dengan modus phising yang menimpa nasabah Bank Rakyat Indonesia ( BRI) Cabang Ponorogo mulai diselidiki pihak Sat-Reskrim Polres Ponorogo. Hal ini ditandai, dengan diperiksanya korban Setyo Budiono warga Jalan Sadewo Kelurahan Brotonegaran Kecamatan Ponorogo oleh penyidik Unit IV Tindak Pidana Tertentu ( Tipidter) Sat Reskrim Polres Ponorogo, Kamis (15/8).

Tak tangung-tangung, untuk mengungkap pelaku pembobolan rekening bank BRI senilai Rp 21,5 juta ini, penyidik memeriksa Kepala Bidang ( Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo ini selama 4 jam.

Budi sapaan akrab Setyo Budiono mengatakan, sedikitnya ada 48 pertanyaan yang diajukan penyidik dalam kasus ini. Baik seputar kronologis hilangnya uang secara misterius dari rekening BRI pribadinya, hingga jluntrungan SMS IB BRI yang berisikan nomer M Token.” Seputar kronologis, dan SMS M-Token dari IB- BRI,” ujarnya usai diperiksa.

Pejabat Eselon III Pemkab ini juga mengungkapkan, sejumlah bukti berupa screnshoot 4 kali transaksi penarikan ke OVO ( uang digital.red) dan Tokopedia ( toko online) nominal Rp 500 ribu, Rp 1 juta, dan dua kali transaksi masing-masing senilai Rp 10 juta diserahkan ke penyidik. Termasuk nomor telepon pelaku yang menelpon Budi.” Semua bukti sudah diserahkan. Termasuk lampiran rekening koran juga diminta oleh petugas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko masih enggan berkomentar banyak terkait kasus ini. Namun, pihaknya mengaku akan memanggil pihak manajemen BRI Cabang Ponorogo untuk diperiksa terkait kasus ini.” Masih lidik. BRI akan kita panggil juga,” akunya.

Diketahui sebelumnya, pihak BRI Cabang Ponorogo terkesan tutup mata terkait kasus hilangnya uang senilai Rp 21,5 juta di rekening pribadi salah satu nasabahnya Setyo Budiono.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date