Korban Dukun Pijat Cabul Tulungagung Bertambah | Koran Memo

Informasi dan Berita Koran Memo Seputar Kediri Nganjuk Kertosono Pare Blitar Tulungagung Trenggalek Madiun Ngawi Magetan |

dukun cabul tulungagungKorban Sukono (47) dukun pijat cabul warga Desa Ngunggahan Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung yang sudah ditahan di Polres sejak (27/4) bertambah. Seorang ABG, sebut saja Melati (17) warga Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek melapor ke Polres Tulungagung, Rabu (14/5) sekitar pukul 11.30 WIB karena menjadi korban perbuatan asusila pelaku. Bahkan akibat perbuatan pelaku, kini korban hamil.

          Kapolres Tulungagung AKBP Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabag Humas AKP Dwi Hartaya  membenarkan tentang adanya laporan korban tindak asusila terhadap anak dibawah umur yang dilakukan pelaku.

Kejadian ini terbongkar pada  Minggu (4/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu, korban yang mengeluh sakit perut diperiksakan oleh orangtuanya ke mantri desa setempat tetapi belum mendapati hasilnya dan menganjurkan anaknya untuk diperiksakan ke RS Bhayangkara. Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui hasilnya ternyata anaknya sedang hamil.

Orang tua korban kaget mengetahui anaknya telah berbadan dua. Setibanya di rumah Melati langsung ditanya siapa yang telah menghamilinya dan Melati pun menjawab yang menghamili adalah Sukono seorang dukun pijat . Atas kejadian ini orang tua korban tidak terima dan melaporkan perbuatan terlapor  ke UPPA (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Tulungagung guna proses hukum lebih lanjut.

Menurut keterangan korban, perbuatan bejat pelaku dilakukan mulai sekitar bulan Oktober 2013 dan terakhir Selasa (18/3) lalu. Persetubuhan itu dilakukan sebanyak lima kali di rumah terlapor. Perbuatan itu terjadi setelah pelaku mengancam akan merusak keluarga korban jika tidak menuruti nafsu bejatnya. “Pelaku dijerat passal 81 ayat 1 dan 2 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak  ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” tegas Hartaya.

Sebelumnya, pelaku sudah dilaporkan sebut saja Sinta (14) warga Kecamatan Besuki karena melakukan tindak asusila. Saat itu, Sukono langsung ditangkap polisi. Diperkirakan, korban lain juga bakal melapor.(c-1/JB)

Follow Untuk Berita Up to Date