Koranmemo.com Bagi Takjil Bersama Kopi Jazz

Kediri, koranmemo.com — Menjelang berbuka, banyak masyarakat yang mengisi waktu luang untuk menunggu saat berbuka puasa. Tak terkecuali masyarakat yang ada di Taman Sekartaji Kota Kediri. Selain itu, Koranmemo.com bersama Komunitas Pecinta (Kopi) Jazz Kediri serta Komunitas Honda Civic Wonder Kediri dan Komunitas V-Series, juga mengadakan bagi takjil kepada pengendara dan masyarakat sekitar, yang disertai konser musik, Sabtu (25/5).

Kegiatan yang diawali dengan pembagian ratusan bungkus takjil ini, sontak membuat suasana lebih ramai. Pasalnya, takjil yang dibagikan di pinggir jalan dan sekitar taman, mengundang perhatian warga. Momen ini juga sekaligus tahapan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Koranmemo.com yang ketiga.

“Karena tahapan HUT yang ketiga bertepatan pada bulan Ramadan, kami mencoba untuk menggandeng beberapa komunitas dengan membuat acara Jazz Ngabuburit. Tapi tidak hanya komunitas jazz saja, banyak komunitas musik lainnya yang turut memeriahkan acara ini,” jelas Direktur Utama Koranmemo.com, Bambang Iswahyudi.

Dengan mengadakan konser musik selama pembagian takjil dan dilanjutkan setelah buka bersama, diharapkan Koranmemo.com dapat memberikan informasi dari berbagai sisi, mulai dari segi musik, budaya, dan berita. Dan ke depannya, berita-berita dari Nitizen juga memberikan warna tersendiri bagi Koranmemo.com.

Sementara itu, Eko Sumarsono, Ketua Kopi Jazz Kediri mengatakan, dengan mengadakan acara seperti ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tapi juga memberikan edukasi untuk lebih mengenal genre musik. Selain itu, juga menjadi momen (ajang) silaturahmi serta saling bertukar informasi dan ilmu dari masing-masing genre. Meskipun alat musik yang dimainkan sama, jika nada dan ketukan yang dimainkan berbeda, warna musik pun juga akan berbeda.

Menurutnya, musik jazz terkadang dianggap sulit untuk dipelajari, padahal sama saja, hanya bergantung pada minat seseorang. “Selain menjadi ajang sedekah untuk saudara kita yang membutuhkan, acara ini juga, dapat mempererat solidaritas dari berbagai aliran musik dan komunitas otomotif yang juga hadir untuk memeriahkan acara ini,” ucap Eko.

Di Kota Kediri, lanjutnya, sebenarnya banyak komunitas musik yang mempunyai kualitas baik serta kemampuan para pemain juga baik. Namun masih kekurangan wadah untuk mengapresiasi bakat mereka, yang sebenarnya dapat menjadi musisi-musisi hebat. Terlebih lagi, pecinta dan penikmat musik di Kota Kediri sangat tinggi.

“Kalau pemusik jazz yang tergabung dalam Kopi Jazz Kediri sekitar 17 orang, mulai usia SMA sampai yang sudah sepuh, sedangkan anggota lain mencapai 70 orang. Kami berharap, generasi muda tertarik untuk belajar bersama komunitas jazz, dan berkarya bersama,” imbuh Eko.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date