Kopi Tahu Sukorame, Wali Kota Kediri: Jika Masih Memimpin, Dana Prodamas akan Ditambah

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Grup Hadrah Remas Kelurahan Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota menyambut acara kopi tahu di Jalan Karya Tani  Kelurahan Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Rabu (13/12) malam.

Pada kesempatan Kopi Tahu bincang ringan masa depan ini, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menunjukkan gambar pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan diantaranya, pavingisasi, saluran air yang dilakukan melalui program prodamas di Kelurahan Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Sedangkan  bantuan untuk Kelurahan Sukorame diantaranya, hibah bansos untuk kelurahan Sukorame  sebanyak 165, Rastrada 129 santunan kematian 39 di kelurahan Sukorame.

Untuk musrembang Kelurahan Sukorame tahun 2016 telah dilakukan penyemiran dan pengaspalan jalan, dan tahun 2017 rehab ruang kelas sekolah dasar negeri 3 sukorame, sedangkan untuk tahun 2018 akan dilakukan kembali plengsengan kali kedak, dan rehabilitasi gedung serba guna serta ruang arsip kantor kelurahan.

Wali kota juga menyampaikan untuk sekarang ini sekolah di tingkat SD hingga SMP gratis dan gratis biaya daftar ulang serta seragam nasional juga gratis, sedangkan seragam khas diberikan ongkos jahit.

Untuk jenjang tingkat SMA Pemerintah Kota Kediri memberikan dana bantuan sebesar 60 ribu rupiah setiap bulan khusus warga Kota Kediri. Selain itu semua sekolah juga mendapatkan bantuan fasilitas laptop untuk operasional sekolah. Bahkan pemerintah Kota Kediri juga menyediakan bus sekolah dan angkot gratis bagi para pelajar di kota Kediri.

Selain itu Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berkali-mengimbau jika membutuhkan mobil ambulan untuk orang sakit tinggal telepon dan jangan takut akan membayar karena semua itu gratis untuk pelayanan warga Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga menjelaskan kepada warga Sukorame untuk tahun depan jika dia memimpin lagi akan melakukan program prodamas plus yang anggarannya sebelumnya 50 juta rupiah per RT akan ditambahkan lagi.

Seperti diketahui Kota Kediri banyak mendapatkan penghargaan di bidang pendidikan dan merupakan kota layak anak, sedangkan yang terbaru Wali Kota Kediri juga mendapatkan penghargaan kota cerdas dari wakil presiden Yusuf Kalla.

Sementara untuk program pemerintah kota di tahun 2018 untuk imbauan kepada warga Kota Kediri, agar membersihkan selokan atau saluran air setiap 3 bulan sekali mulai bulan februari, Mei, agustus, November.

Dalam kopi tahu bincang ringan kali ini warga juga melakukan tanya jawab, seperti warga meminta untuk program selanjutnya bantuan beras miskin ditambah untuk lansia, namun wali kota menjelaskan itu bisa dilakukan dengan cara harus melakukan rembug dengan warga tingkat RT dan RW.

Warga Kelurahan Sukorame juga mempertanyakan santunan kematian belum juga dicairkan, wali kota menanyakan kepada dinas terkait dan karena ada sedikit keterlambatan administrasi dana santunan yang dipertanyakan warga besok akan dicairkan.(adv/bagianumum)

Reporter: Canda Adisurya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.