Konflik Pembangunan PG PT RMI; Sekda:  Perda RTRW Industri Sudah Ada

Blitar, koranmemo.comKonflik yang terjadi di pembangunan pabrik gula (PG) PT Rejoso Manis Indo (RMI) terkait Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang mengatur wilayah khusus industri sedang maupun besar di Kabupaten Blitar menurut tim fasilitasi Pemkab Blitar, sudah ada.

“Kita bisa lihat bahwa di Kabupaten Blitar ada 14 wilayah yang menjadi kawasan industri sedang dan besar salah satunya di wilayah Binangun,, jadi apa yang disangkakan kepada kami selama ini itu tidak benar, ” jelas Sekda Pemkab Blitar Drs Totok Subihandono.

Bahkan pihaknya berani menunjukan perda RTRW tersebut bahwa memang ada yang mengatur hal tersebut. “Kami tidak asal menempatkan wilayah industri saja melainkan ini sudah ada di kawasan wilayah yang masuk dalam RTRW industri sedang dan besar di Kabupaten Blitar, jadi jika ada yang bilang wilayah Kecamatan Binangun tidak masuk berarti itu tidak tahu, ” imbuhnya.

Sementara itu LSM GPI Joko Prasetyo membenarkan ucapan yang disampaikan Sekda Kabupaten Blitar tersebut, namun menurutnya yang dimaksud pihaknya selama ini yakni mengenai wilayah khusus yang dijadikan wilayah industri sedang, besar dan polutif.

” Masak perda RTRW menerangkan 14 wilayah di Kabupaten Blitar menjadi wilayah industri semuanya, berarti tidak ada wilayah khusus yang dijadikan wilayah industri kalau gitu, ” jelasnya.

Bahkan menurutnya Pemkab Blitar mengartikan salah apa yang kami maksud. Jika 14 wilayah menjadi industri berarti tidak ada kawasan yang mengkhususkan wilayah di Kabupaten Blitar menjadi wilayah khusus industri.

“Yang jelas kami menginginkan audensi dulu dan surat sudah kami kirimkan baik ke DPRD maupun Pemkab Blitar, ” imbuh Joko Prasetyo.

Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.