Komplotan Pengedar Narkoba di Kabupaten Madiun Digulung

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Lima orang pelaku pengedar narkoba di wilayah Kabupaten Madiun diringkus Satnarkoba Polres Madiun. Ribuan butir pil dobel L dan 0,26 gram sabu-sabu diamankan sebagai barang bukti.

Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, awalnya petugas mengamankan tiga oknum pengguna serta pengedar pil berlogo dobel L berinisial RRM (24), TSY (21), ERI (18). Ketiganya warga Kabupaten Madiun.
Dari ketiga pelaku,  diamankan barang bukti berupa 1.445 butir pil dobel L serta seperangkat alat hisap sabu dari RRM.

“Pelaku ditangkap di rumah orang tua saudara RRM di Desa Bajulan, Saradan, Kabupaten Madiun,” kata AKBP Eddwi Kurniyanto saat melakukan pers rilis, Selasa (9/9).

Hasil pengembangan, petugas  membekuk pelaku berinisial ACJ (28) di area SPBU Balerejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Dari tersangka diamankan 0,26 gram serbuk Narkotika jenis shabu. Dan satu pelaku berinisial KWN (22), ditangkap di rumahnya Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Dari tangan pelaku diamankan 160 butir pil dobel L serta seperangkat alat hisap.

“Pengakuan pelaku, pil dobel L sebagian berasal dari lapas Jombang. Per paket isi 20 butir dijual Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu,” katanya seraya menegaskan jika kasus ini terus dikembangkan.

Para pelaku dijerat, Pasal 112 ayat (1) dan/ atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.

Dan Pasal 197 ayat (1) dan/ atau pasal 196 ayat (1) UURI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Reporter: Juremi

Editor: Della Cahaya