Komplotan Pembobol ATM Bank Jatim Dibekuk, Pelaku Belajar Dari Youtube

Ponorogo, koranmemo.com – Pelaku pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Jatim di depan Gedung Terpadu Pemkab Ponorogo di Jalan Basuki Rahmat Kota Ponorogo, Rabu (7/8) lalu, akhirnya ditangkap anggota Polres Ponorogo.

Bahkan, pelaku ternyata lebih dari dari satu orang. Komplotan pembobol ATM menggunakan senar pancing ini ditangkap di rumahnya masing-masing, Jumat (13/9).Mereka adalah,  Muhamad Ridwan alias Wawan ( 33) warga Kelurahan/Kecamatan/ Kabupaten Purworejo, Junjung Supriadi alias Meslek (37) Dusun Kenep Kelurahan Sumber Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Sedangkan, Didik Nurhadi ( 38) warga Pekalongan dan Dani (30) warga Bantul Jogyakarta hingga kini masih buron.

Salah satu tersangka Muhamad Ridwan mengaku, keahlianya membobol ATM dengan senar pancing dipelajari dari Youtube. Dalam aksinya ia mengaku, menahan alat scan uang dalam mesin ATM dengan memasukan kail pancing dan senar melalui Exit Shuter (tempat uang keluar). Hal ini agar uang yang ditarik senilai Rp 2,5 juta tidak terdeteksi alat penghitung saldo. Setelah uang keluar, senar dan kail pancing yang diikat pada pipa paralon diambil.

” Saya belajar dari Youtube. Ada 2 kali percobaan, dan yang kedua baru berhasil. Saya menarik tunai pakai ATM bank CIMB. Pertama nominal terkecil, yang kedua baru berhasil. Saat beraksi dibantu teman-teman untuk mengawasi sekitar,” ungkapnya.

Ridwan mengaku telah beraksi di beberapa wilayah dengan modus berbeda. Sedangkan uang hasil pembobolan ATM digunakan untuk foya-foya.” Sudah beberapa kali. Modusnya berbeda. Uangnya untuk foya-foya,” akunya.

Sementara Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant mengaku modus yang digunakan kawanan ini terbilang unik dan baru di wilayah hukumnya. Ia mengungkapkan, dua tersangka merupakan residivis kasus penganiayaan dan bobol ATM dengan modus korek. Mereka berkenalan saat sama-sama dipenjara di LP Bantul.” Modus yang digunakan ini terbilang baru. Dua tersangka, merupalam residivis dan kenal saat sama-sama ditahan di Lapas Bantul,” ujarnya.

Akibat perbuatanya 2 tersangka terancam hukuman 7 tahun penjara, lantaran dijerat dengan pasal363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date