Komisi III Sidak  Gedung Perkantoran Pemkab Nganjuk yang Roboh

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com-Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek gedung perkantoran baru milik Pemkab Nganjuk yang roboh, Rabu (24/1). Hasilnya, sejumlah anggota dewan menduga ambruknya bangunan tersebut lantaran spesifikasi yang tidak sesuai dengan perencanaan.

Pantauan di lapangan, beberapa anggota Komisi III DPRD Nganjuk langsung menuju lokasi proyek, setelah sebelumnya mendengar laporan jika proyek senilai Rp 6,5 miliar lebih dengan dana APBD 2017 ambruk pada Selasa (23/1) pagi. Padahal, pembangunan gedung baru perkantoran Pemkab Nganjuk masih selesai sekitar 80 persen alias sedang dalam proses pembangunan.Anggota Komisi III DPRD Nganjuk, Agus Setiantoro, saat dikonfirmasi menyampaikan jika pihaknya menduga penyebab ambruknya bangunan karena bentangan jarak galvalum untuk tempat genting terlalu besar. Sehingga, galvalum tak kuat menahan beban genting yang terlalu berat.

“Kami menduga kuat penyebab ambruknya gedung bangunan lantaran jarak bentangan galvalum untuk genting terlalu besar. Jadinya ambruk lantaran tak kuat menahan beban yang terlalu besar,” jelasnya.

Terkait jarak waktu pembangunan yang cukup singkat serta pihak kontraktor yang terkesan membangun asal-asalan karena dikejar deadline.

Agus menyebut jika faktor waktu bukanlah menjadi penyebab. Namun guna memastikan, dewan akan segera memanggil pihak kontraktor serta sejumlah dinas terkait guna pertanggungjawaban atas rusaknya bangunan tersebut.

Sebelumnya, gedung perkantoran yang akan digunakan untuk beberapa OPD di lingkup Pemkab Nganjuk, ambruk pada bagian atap hingga genting berceceran di tanah. Meskipun tidak memakan korban jiwa, namun dana APBD 2017 senilai Rp 6,5 miliar lebih harus terbuang sia-sia akibat kejadian tersebut.

Reporter: Andik Sukaca
Editor: Achmad Saichu

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.