Kominfo Permudah Akses Nomor Layanan dengan Satu Nomor

Share this :

Trenggalek, Koranmemo.com – Berbagai pelayanan nomor pengaduan masyarakat di Trenggalek nantinya bakal diringkas menjadi satu nomor aduan yaitu 112. Peringkasan nomor aduan itu untuk memberikan kemudahan masyarakat memperoleh layanan pengaduan. Sedikitnya terhadap sebanyak lima nomor aduan yang bakal dikoneksikan.

Upaya ini tengah dirumuskan Dinas Komunikasi dan Informatika Trenggalek bersama penyedia layanan jaringan, PT Jasnita Telkomindo. Kedepannya Trenggalek hanya memiliki satu nomor pengaduan yang bakal terkoneksi. “Karena semua instansi punya nomor pengaduan, harapannya 112 itu bisa terkoneksi,” kata Sekda Trenggalek, Joko Irianto.

Peringkasan nomor aduan itu untuk mempermudah masyarakat memperoleh layanan dengan cepat. Dengan hanya menekan 112, masyarakat langsung mendapatkan layanan yang dibutuhkan. “Misal ada ular, oh berarti nanti yang datang pemadam kebakaran. Kemudian ada kecelakaan, berarti ambulans,” kata Joko.

Banyaknya nomor pengaduan yang berbeda dalam tiap instansi tak sepenuhnya memberikan dampak positif, utamanya soal efektivitas penggunaan layanan. Selain itu dengan satu nomor akan memudahkan masyarakat untuk mengingat. “Karena kalau sudah panik, saya yakin pasti lupa, kan banyak, ada sekitar lima,” imbuhnya.

Lima nomor aduan itu adalah 110 untuk Kepolisian, 115 Basarnas, 113 Damkar, 119 Kesehatan dan 118 Ambulans. Lima layanan itu bakal dikoneksikan dengan satu nomor panggilan yaitu 112. “Harapannya bisa memudahkan. Misal di Amerika 911 itu, anak kecil saja tahu, misal tahu kebakaran, langsung mencet,” ujarnya.

Pihaknya berharap koneksitas antar nomor layanan pengaduan itu segera dapat diterapkan. Joko menyebut panggilan layanan darurat 112 merupakan instruksi dari pusat. “Secepatnya bisa terealisasi, iya anggaran tahun ini. Kita ngobrol sama penyedia jasa bisa kok,” pungkasnya. (adv/Kominfo Trenggalek)

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu