Kirim 5 Sampel Darah ke Mabes

Share this :

Pembunuhan Guru TK

Blitar, koranmemo.com –  Penyelidikan terhadap kasus pembunuhan guru taman kanak-kanak (TK), Ratmi Nur Hayati (41) Warga Dusun Dewi, Desa Semen Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar terus dilakukan.Pihak penyidik sudah mengirimkan 5 buah sampel darah ke Mabes Polri.Hal ini dilakukan setelah penyidik mendapatkan beberapa barang bukti yang diduga kulit atau darah dari pelaku yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kapolres Blitar AKBP Slamet Waloya SH Sik menjelaskan langkah itu diambil untuk mencocokkan antara sampel darah dengan barang bukti dari pelaku yang tertinggal di lokasi kejadian. “Kami berusaha terus agar pelaku dalam pembunuhan tersebut berhasil terungkap,dari 5 sampel darah yang dikirim tersebut semuanya merupakan sampel dari beberapa saksi yang kuat dugaan berada di lokasi saat kejadian,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, jika nanti hasil laboratorium menunjukkan ada kesamaan antara sampel dan barang bukti maka tak menutup kemungkinan akan diperdalam lagi penyidikannya terhadap saksi yang dikirimkan sample darahnya tersebut. “Jika ada yang cocok dengan sampel darah maka kami akan peralam lagi penyidikannya,jika memang ada pengakuan maka tersangka dapat diketahuinya dan menunggu proses selanjutnya,” cetusnya.

Seperti yang diketahui jika seorang guru Taman Kanak-Kanak (TK) warga Desa Semen Kecamatan Gandusari ditemukan tewas mengenaskan didalam rumahnya dengan kondisi mulut dibekam dan kedua tangan terikat tali,Rabu (7/09) sekitar pukul 08.00 WIB lalu.(rif)

 

Follow Untuk Berita Up to Date