Kinerja KTH Panderman Desa Oro-oro Ombo Membuahkan Hasil Spektakuler

Batu, koranmemo.com – Gerakan aktif Kelompok Tani Hutan (KTH) Panderman selama mengelola areal model konservasi edukasi (AMKE) membuahkan hasil. Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Hutan menunjuk AMKE Desa Oro-oro Ombo sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan gerakan pemulihan Daerah Aliras Sungai (DAS) tahun 2019.

Menurut penjelasan Penyuluh Kehutanan Dinas Provinsi Jatim, untuk Kota Batu, Sri Asih budidaya tanaman hutan (Agroforestri) yang dilakukan oleh KTH Panderman layak untuk dijadikan parameter model konservasi edukasi. “Mereka (KTH Panderman) selama ini produktif dalam pembibitan agroforestri. Bahkan jual beli bibit, bisa dikatakan disini salah satu pusatnya,” ungkap Asih.

Lahan Area Penggunaan Lain (APL) yang berbatasan langsung dengan Gunung Panderman, lanjut Asih, merupakan poin tambahan terpilihnya KTH Panderman dilirik Direktorat. “Selain produktivitas, teritorial APL memang sangat memungkinkan untuk konservasi jangka panjang,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan mengunjungi lokasi AMKE Desa Oro-oro Ombo pada Kamis, 5 Desember 2019. Sri Asih, pada kesempatan tersebut akan menyuguhkan hasil pengolahan masyarakat yang tergabung dalam KTH Panderman. Salah satu yang diunggulkan adalah lokasi ribuan pohon agroforestri, seperti pohon klengkeng, manggis dan sejenisnya.

“Selain akan kita suguhkan hutan agroforestri, disini juga akan dipersiapkan pembangunan camping ground. Terlebih akses menuju kesini sangat mudah, juga pemandangan alamnya cukup pantas untuk menjadi destinasi nasional,” pungkasnya.

Reporter: Doi Nuri
Editor: Arif Juli Prabowo

Follow Untuk Berita Up to Date