Ketua MPR Meminta Pemerintah Indonesia Memperkuat Armada Indonesia di Natuna

Jakarta, koranmemo.com – Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI meminta Pemerintah Indonesia untuk mengambil kebijakan dalam memperkuat armada yang menjaga laut Natuna. Provokasi Cina di laut Natuna sangat mengusik kedaulatan Indonesia, tindakan ini bukan yang pertama dilakukan oleh Cina, pada Maret 2016 lalu Cina juga pernah melakukan hal serupa.

Dilansir dari Antara, Bambang Soesatyo pada Selasa (7/1) mengatakan, dirinya mengingatkan pemerintah Indonesia jika petualangan Cina di laut Natuna Utara akan terus berlanjut, maka dari itu tindakan penguatan armada penjaga wilayah Indonesia sangat perlu dilakukan.

Bambang Soesatyo juga mengatakan, apa yang dilakukan oleh Cina sekarang adalah suatu bentuk pengulangan seperti yang Cina lakukan pada Maret 2016, saat itu Cina juga masuk ke perairan Indonesia secara illegal untuk melakukan penangkapan ikan, upaya TNI menghalau nelayan Cina juga dihalangi oleh kapal Coast Guard China.

Indonesia yang berinisiatif untuk mengubah nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara pada Juli 2017 lalu, ditentang oleh Cina. Geng Shuang, juru bicara kementerian luar negeri Cina saat itu megatakan, inisiatif Indonesia dalam mengganti nama Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara adalah hal yang tidak masuk akal.

Klaim Cina mengenai laut natuna berdasarkan sembilan garis putus-putus, sebenarnya sudah pernah diputuskan oleh pengadilan Arbitrase Internasional tentang Laut Cina Selatan pada 2016. Pengadilan Arbitrase Internasional menyatakan klaim Cina tentang Sembilan garis putus-putus tidak memiliki dasar historis.

Berdasarkan UNCLOS 1982 ditambah keputusan Arbitrase Internasional itu Bambang Soesatyo menegaskan, Indonesia tidak boleh mundur satu langkah pun dari Natuna, dengan dasar itu juga Indonesia tidak memerlukan perundingan atau negosiasi dengan pihak mana saja termasuk dengan Cina.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date