Ketua Lelang TKD Puri Ditahan

Mojokerto, koranmemo.com – Ketua panitia lelang penyewaan tanah kas desa (TKD) Puri Kecamatan Puri Tarijanto (62) ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto, Kamis (8/12). Tersangka diduga melakukan penggelapan terhadap dana sewa TKD tahun 2016 sehingga mengakibatkan kerugian negara Rp 121 juta. Sebelum ditahan Tarijanto menjalani pemeriksaan di ruangan Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Mojokerto sekitar tiga jam. Sekitar pukul 13.00 WIB, warga Dusun Tegalsari Desa Puri itu dibawa dengan mobil tahanan menuju ke Lapas Klas IIB Mojokerto.

Kasi Intel Kejari Mojokerto, Oktario Hutapea mengatakan, Tarijanto ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana penyewaan TKD Puri Tahun 2016. Menurut dia, dana sebesar Rp 121 juta dari para penyewa tidak disetorkan ke kas Desa Puri. “Tersangka sebagai ketua panitia pelelangan tidak menyetorkan dana ke kas negara dalam hal ini kas desa. Untuk sementara kerugian negara Rp 121 juta, masih kami dalami lagi,” kata Oktario kepada wartawan.

Kepada penyidik, lanjut Oktario, Tarijanto mengaku menggunakan dana hasil sewa TKD Puri untuk kepentingan pribadi. “Untuk sementara pengakuan tersangka dana itu digunakan untuk kepentingan pribadi, kami periksa lagi secara komprehensif,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, Tarijanto dijerat dengan Pasal 2 dan 3 UU RI No 31 Tahun 2009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Ancaman hukumannya minimal empat tahun penjara,” tandas Oktario.

Sementara Kuasa Hukum Tarijanto, Kholil Askohar mengatakan, proses penahanan terhadap kliennya sudah sesuai prosedur. Namun, kakek 62 tahun itu tak hanya menggunakan dana tersebut untuk kepentingan pribadi. Menurut dia, Rp 60 juta dipinjamkan tersangka kepada temannya. “Pengakuan dia Rp 60 juta dipinjamkan ke temannya, tapi tidak kembali. Yang Rp 59 juta untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (ag)

 

Follow Untuk Berita Up to Date