Kerusuhan Warnai Kemenangan Persik, 9 Orang Dilarikan ke RS

Kediri, koranmemo.comKemenangan Persik Kediri atas PSIM Yogyakarta 2-0 di Stadion Brawijaya, tercoreng dengan kerusuhan antar suporter, Senin (2/9). Sekitar pukul 18.00 WIB tercatat ada sebanyak 9 suporter dari kedua kubu yang mengalami luka-luka dan ada yang dilarikan ke rumah sakit.

Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan Persik Kediri, Widodo mengatakan saat berkomunikasi dengan koordinator suporter Laskar Mataram julukan PSIM,  menyediakan kuota 1000 tiket di Stadion Brawijaya. Akan tetapi di luar dugaan salah satu kubu suporter lawan BM Brajamusti ternyata membawa suporter melebih kapasitas yang diberikan.

“BM Brajamusti ini ternyata datang sampai 2 ribu lebih. Dan ini kan yang mulai kan bukan Persikmania dulu, baru setelah kalah mereka mulai membuat rusuh,” katanya. Dijelaskan, sebelum pertandingan pada kubu suporter PSIM, sebenarnya ada dua kubu yang berbeda. Dan antara dua kelompok pada 1 suporter, saling tidak akur. Dan terlihat pada saat berada di tribun sesama suporter PSIM memang sempat bersitegang namun bisa segera dikendalikan.

Setelah kondusif, sampai akhir pertandingan, karena kecewa timnya kalah suporter PSIM melampiaskan dengan melempar botol ke arah Suporter Persik Kediri, Cyberxtreme yang berada di sebelah Utara Stadion. Tidak terima akhirnya suporter saling melempar dan meluas sampai ke luar lapangan. Dengan cepat suporter PSIM dievakuasi dan diamankan oleh pihak berwajib.Kendati demikian masih tetap ada korban berjatuhan setelah pertandingan tersebut. “Luka tersebut di dapat dari adanya aksi saling lempar kedua supporter. Ada beberapa suporter yang hingga kini masih belum bisa terdeteksi jumlahnya. Intinya luka yang dialami mereka kebanyakan  luka bocor di bagian kepala,” imbuhnya.

Berdasarkan data sementara, terdapat sembilan suporter yang alami luka berat sehingga dirujuk ke rumah sakit terdekat. “Tadi ada 4 korban dibawa ke RSUD Gambiran II dan 5 korban lagi dibawa ke RS Bhayangkara Kediri. Sejauh ini masih itu. Belum tahu jika bertambah,” ungkapnya.

Akibat kerusuhan ini, Widodo masih belum bisa menjelaskan, akan tetapi kemungkinan akan ada sanksi yang diterima kedua klub. “Soal panitia pelaksana Persik Kediri terkena sanksi atau tidak dalam kejadian ini, kita masih belum mengetahuinya. Nanti kita lihat, apakah kita terkena atau tidak,” tutupnya.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date