Keren, Warga Madiun Ubah Saluran Irigasi Jadi Taman Bunga

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Ada pemandangan unik penghilang rasa bosan saat melintas di areal persawahan Desa Banaran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Kanan kiri saluran irigasi penuh dengan tanaman yang tengah berbunga.

Pengelola taman bunga, Suwarno mengungkapkan inisiatif menciptakan wahana wisata alam ini berawal dari keprihatinan warga terhadap kondisi saluran irigasi yang terlihat kumuh, banyak sampah, bambu dan tumbuhan ilalang yang tumbuh di sekitarnya.

“Dulu kumuh gak ada orang yang datang kesini, terus inisiatif warga kemudian saya kelola bersama kakak,” katanya.

Selain taman bunga, terdapat beberapa macam wahana bermain anak seperti sepeda terbang, kereta gantung dengan biaya Rp 2000 saja. Dan beberapa gazebo untuk beristirahat. Sehingga layak menjadi ikon wisata desa.

Pun di sela-sela bunga bermekaran terdapat pohon pepaya kalifornia. Pengunjung wisata yang ingin memetik buah hanya membayar Rp 5 ribu. “Banyak mainan anak seperti kereta gantung, sepeda angin atau sepeda terbang,” ujarnya.

Tempat wisata alami yang baru berjalan hampir enam bulan ini biasanya ramai dikunjungi pada hari Minggu. Namun sejak bulan Maret hingga akhir Mei ini sempat ditutup lantaran wabah virus corona.

Salah satu pengunjung, Rika Kurniawati merasa nyaman di lokasi tersebut. “Anak saya yang sering kesini sepedahan, saya belum pernah terus ini diajak,” katanya.

Rika pun mengapresiasi inisiatif warga. Sebab, wisata alam gratis , tersebut bisa menjadi wisata desa. “Bagus buat wisata desa, buat rekreasi keluarga dekat-dekatan,” ungkapnya.

Reporter Juremi
Editor Achmad Saichu