Kepergok, Pencuri HP Diamuk Massa

Tulungagung, Memo – Kepergok ketika hendak menjual dua buah HP curian, Majid (20) warga Desa Sambidoplang Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung diamuk massa di Dusun Bandel Desa Tanjung Kecamatan Kalidawir setelah mencuri dua HP milik Siswanto warga dusun setempat. Selasa (07/04) sekitar pukul 00.30 WIB.

Pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolsek Kalidawir (deny/memo)
Pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolsek Kalidawir (deny/memo)

Kapolres Tulungagung AKBP Bastoni Purnama melalui Kapolsek Kalidawir AKP M Ilyas mengatakan Kepala Desa Tanjung Kecamatan Kalidawir mendatangi Mapolsek Kalidawir pada Selasa (07/04) sekitar pukul 00.30 WIB guna menyerahkan pelaku “ Ketika diserahkan, pelaku sudah mengalami sejumlah luka,” ujarnya.

Mantan Kapolsek Ngantru ini menjelaskan, pencurian dilakukan pelaku pada Sabtu (04/04) sekitar pukul 11.00 WIB “Pelaku mengambil HP korban yang berada di dalam rumah,” katanya. Sebetulnya, lanjut AKP M Ilyas antara korban dan pelaku sudah saling kenal. Korban sendiri tidak tahu pasti kapan pelaku melakukan pencurian.

Namun karena memiliki rasa curiga terhadap temanya itu, korbanpun melakukan pengintaian. Saat itulah korban memergoki pelaku masuk ke salah satu counter untuk menjual HP. Saat itulah pelaku diamankan dan dimintai keterangan.

Karena terus berkelit, pelaku langsung dibawa ke kantor Desa Tanjung. Ketika berada di kantor desa pelaku mengakui semua perbuatannya, warga yang geram menghajar pelaku “Pelaku dipukuli hinga tulang hidungnya patah, beruntung amarah warga berhasil diredam. Kemudian pelaku diserahkan ke Mapolsek Kalidawir guna proses hukum lebih lanjut,” terangnya.

Berdasarkan hasil dari penyidikan terhadap pelaku. Pelaku mengaku jika sudah melakukan pencurian di 20 tempat kejadian perkara (TKP). Uang hasil pencurian digunakan untuk bersenang – senang “Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara,” tegas Kapolsek Kalidawir AKP M. Ilyas. (den/Jb)