Kepala DPUPR Kota Kediri Tutup Usia Karena Covid-19

Kediri, Koranmemo.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri berduka setelah salah satu Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) meninggal dunia karena Covid-19. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri, Sunyata dikabarkan meninggal dunia, Rabu (13/1) karena virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut.

Kabar meninggalnya Kepala DPUPR tersebut muncul setelah di beberapa media sosial pegawai atau staf di lingkungan Pemkot Kediri menyampaikan belasungkawa, sekitar pukul 17.30 WIB. Juru Bicara Satgas Covid-19 dan juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, dr Fauzan Adima membenarkan kabar duka tersebut.

Sunyata sudah tidak terlihat mengikuti kegiatan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat meninjau saluran air di Kota Kediri, Kamis (7/1) kemarin. Dalam berita yang dirilis pemkot hari itu, DPUPR hanya diwakili oleh kepala bidang saja.

dr Fauzan mengatakan secara domisili dan tempat tinggal Kepala DPUPR termasuk warga Kabupaten Kediri. Sehingga kasus tambahan atau kematian karena Covid-19 tercatat di sana. Kendati demikian, Sunyata sempat dirawat di RSUD Gambiran karena merupakan tempat rujukan.

Kepala DPUPR tersebut menurut Kepala Dinkes sudah memiliki penyakit penyerta sehingga sangat rentan terkena Covid-19. “Beliau memiliki penyakit penyerta Diabetes Mellitus (DM). Sejak masih dinyatakan suspect sudah dirawat di RSUD Gambiran. Dirawat di RS selama 4 hari dan dinyatakan meninggal dunia Rabu kemarin,” imbuhnya.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, Kepala DPUPR, Sunyata akan dimakamkan Rabu malam itu juga. Sebagai kepala DPUPR, dia memiliki peran dalam kelanjutan pembangunan Jembatan Brawijaya yang sempat mandek karena kasus korupsi.

Segenap Pemkot Kediri menyampaikan belasungkawa atas kematian salah satu Kepala OPD tersebut. Ucapan belasungkawa juga diunggah oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Anang Kurniawan. Dalam statusnya dia mengatakan, sebelum meninggal, dia sempat berkomunikasi melalui pesan singkat dengan almarhum.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor: Della Cahaya